Breaking News:

Si Jago Merah Lahap Permukiman Padat Penduduk di Manggarai: 6 RT Terdampak

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Irwan mengatakan pihaknya mengalami kendala saat memadamkan api.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana petugas damkar memadamkan api di permukiman padat penduduk, Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu (10/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Sekira enam RT terdampak oleh amukan dahsyat si jago merah di kawasan Manggarai, tepatnya di Jalan Lebak Swadaya I, Tebet, Jakarta Selatan.

Peristiwa kebakaran yang diduga disebabkan korsleting listrik itu terjadi pukul 10.30 WIB dan hingga 14.08 WIB, petugas masih sibuk bergelut melawan kobaran api.

Petugas damkar memadamkan api di permukiman padat penduduk, Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu (10/7/2019).
Petugas damkar memadamkan api di permukiman padat penduduk, Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu (10/7/2019). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Warga, yang terdampak kebakaran itu, berbondong-bondong membantu petugas untuk memadamkan api yang merembet ke sekitarnya.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Irwan mengatakan pihaknya mengalami kendala saat memadamkan api.

Kendala utama itu, lanjut Irwan, lantaran sempitnya akses untuk memadamkan api ke permukiman padat penduduk itu.

"Kendalanya aksesnya sempit, sumber air juga jauh. Kemudian ini permukiman padat penduduk, sehingga api mudah merembet ke sekitarnya," bebernya.

Untuk memudahkan saat memadamkan amukan api, tampak tembok kawasan ruko yang berada di samping permukiman dilubangi pada sejumlah titik untuk mengalirkan selang air menuju lokasi kebakaran.

Semarakan HUT Ke-73 Bhayangkara, Polres Metro Jakarta Barat Gelar Syukuran dan Pesta Rakyat

Cerita Soal Nagita Ngidam Mie Ayam saat Hamil Rafathar, Raffi Ahmad Buat Vicky Prasetyo Kagum

Akui Tak Cinta Hilda Vitria, Kriss Hatta Bungkam Ditanya Alasan Menikah & Isu Kehamilan: Males!

"Karena sempit kita melubangi tembok untuk mengalirkan air dari sana," tambahnya.

Namun ia memastikan tidak ada korban jiwa imbas peristiwa itu.

Kendati demikian, ada sejumlah warga yang mengalami luka lecet hingga sesak nafas.

"Saat ini sudah pendinginan meski kebakaran sempat berkobar lama," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved