4 Bulan Terapkan KPTG, Alfamart Klaim Turunkan Penggunaan 27.000 Lembar Plastik Per Toko

Solihin menyebut pada 2018, rata-rata setiap toko Alfamart mengeluarkan kantong plastik sebanyal 7.600 lembar

4 Bulan Terapkan KPTG, Alfamart Klaim Turunkan Penggunaan 27.000 Lembar Plastik Per Toko
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Lintang, kasir Alfamart di Jalan Purnawarman, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Jumat (1/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PINANG- Perusahaan ritel Alfamart sudah menerapkan kebijakan kantong plastik tidak gratis (KPTG) selama empat bulan dan diklaim turut menurunkan angka penggunaan plastik dalam jumlah yang signifikan.

Seperti diketahui, program KPTG itu membuat konsumen Alfamart harus membayar Rp 200 agar bisa mendapatkan plastik dari yang sebelumnya gratis.

Program itu dijalankan demi menekan penggunaan plastik sebagai upaya kelestrian lingkungan alam yang berkelanjutan.

Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin, memaparkan, sejak program itu dijalankan pada Maret lalu, angka penurunan pemakaian plastik mencapai 30% per setiap tokonya.

Pada konferensi pers di Alfa Tower, Pinang, Tangerang, Solihin menyebut pada 2018, rata-rata setiap toko Alfamart mengeluarkan kantong plastik sebanyak 7.600 lembar.

Sedangkan pada 2019 periode Maret sampai Juni, pemakaian kantong plastik hanya 4.900 lembar.

"Bukan tentang mengapa harga 200 rupiah per kantong plastik diberikan kepada konsumen, tapi bagaimana agar bersama-sama kita sadar untuk ikut peduli terhadap lingkungan," ujar Solihin, Kamis (11/7/2019).

Gerakan Kurangi Sampah, Tukar Botol Plastik di Tangcity Mall Bisa Dapat Hadiah Menarik

Puluhan STNK di Rumah Rey Utami dan Pablo Benua Terkait Laporan dengan Penipuan dan Penggelapan

Demo Bawa Replika Keranda Mayat, Mahasiswa Sebut Pendidikan di Tangsel Mati Akibat Pungli

Selain melalui pegawai di toko-toko Alfamart di seluruh Indonesia, Solihin mengatakan, pihaknya juga tak henti mengampanyekan program KPTG agar bisa terus menekan penggunaan plastik.

"Sosialisasi di media massa, media sosial dan aktibasi-aktivasi kita lakukan kepada konsumen untuk mengetahui dan paham tujuan dari program KPTG," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved