Berharap Pemprov DKI Jakarta Sediakan Ratusan Tempat Sampah, Ketua RW Pondok Bambu Ungkap Alasannya

Ketua RW 01 Kelurahan Pondok Bambu, Soenarto (66) berharap Pemprov DKI Jakarta sediakan 200 tempat sampah di pinggir Kali Tegal Amba, Jakarta Timur.

Berharap Pemprov DKI Jakarta Sediakan Ratusan Tempat Sampah, Ketua RW Pondok Bambu Ungkap Alasannya
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Soenarto (66), Ketua RW 01 Kelurahan Pondok Bambu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Ketua RW 01 Kelurahan Pondok Bambu, Soenarto (66) berharap Pemprov DKI Jakarta sediakan 200 tempat sampah di pinggir Kali Tegal Amba, Jakarta Timur.

Kali yang melintasi tiga kelurahan yakni Pondok Bambu, Klender, dan Duren Sawit selalu dipenuhi sampah di atas genangan air yang berwarna hitam dan penuh lumpur.

Banyaknya sampah yang menumpuk akibat ulah masyarakat yang tidak bertanggung jawab, kerap dikeluhkan warga sekitar terutama warga RW 01 Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Soenarto mengatakan sudah melakukan sosialisasi.

Beberkan Isi Chat Rey Utami ke Barbie Kumalasari, Pengacara Sebut Galih Ginanjar Diajak Buat Video

Dishub Kota Bekasi Pasang Portal di Exit Tol JORR Menuju Kalimalang, Truk Besar Dilarang Melintas

Namun kurangnya kesadaran warga menjadi faktor utama sulitnya menjaga kebersihan kali buntu ini.

"Itu kali kan buntu. Ya sampah enggak dari mana-mana. Banyak juga warga yang tidak bertanggung jawab buang di situ. Kita sudah peringati tapi malah ada aja alasannya dan kadang jadi galakan mereka, ngeyel gitu lah kalau orang bilang," kata dia, Rabu (10/7/2019).

Beberapa alasan dari warga muncul ketika diberi sosialisasi. Salah satunya, tidak adanya tempat sampah di sekitar lokasi.

"Saya kan hanya RW yang sekelas Gubernur pernah datang aja mereka masih berani buang sampah. Apalagi kalau saya yang kasih tau. Makanya saya berharap di lokasi ada 100 tempat sampah besar di bagian sisi kiri dan kanan kali. Supaya mereka yang mau buang sampah ke kali pas lihat ada tempat sampah di masukan ke situ," lanjut dia.

Sejak dulu, Soenarto berharap sarana penunjang itu bisa ada di lokasi untuk meminimalisir sampah yang ada.

Sebab menurutnya, tempat sampah masih minim sekali di lokasi sepanjang kali.

Selain itu, ia mengimbau agar para pihak terkait dapat melakukan pengecekan di lokasi.

Dan terkait pengangkutan sampah, ia berharap pihak UPK Badan Air dapat membantu.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved