Jadi Kuasa Hukum Tersangka Pembunuhan 4 Pejabat Negara, Yusril Sudah Beritahu Presiden

Yusril mengatakan bahwa Joko Widodo dan Ma'ruf Amin tahu mengenai hal itu, sebab ia mengaku telah memberi tahunya.

Jadi Kuasa Hukum Tersangka Pembunuhan 4 Pejabat Negara, Yusril Sudah Beritahu Presiden
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Yusril Ihza Mahendra di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat, Senin (12/11/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Yusril Ihza Mahendra menjadi kuasa hukum Habil Marati, tersangka rencana pembunuhan empat pejabat negara di balik kerusuhan 22 Mei 2019.

Yusril mengatakan bahwa Joko Widodo dan Ma'ruf Amin tahu mengenai hal itu, sebab ia mengaku telah memberi tahunya.

Sebelumnya, Yusril adalah Ketua Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf dalam sidang sengketa Pilpres 2019.

Menurut Yusril, pihak Jokowi-Ma'ruf tak mempermasalahkan dirinya menjadi pengacara Habil Marati.

"Saya beri tahu juga semuanya bahwa saya akan jadi kuasa hukum Pak Habil ini. Pemerintah tahu, jadi enggak masalah," kata Yusril saat dihubungi pada Kamis (11/7/2019).

Yusril mengatakan, pihak Jokowi-Ma'ruf yakin dirinya profesional dan obyektif dalam menangani setiap perkara hukum, termasuk kasus rencana pembunuhan empat pejabat.

"Mereka (pihak Jokowi-Ma'ruf) juga tahu saya bersifat obyektif dalam menangani perkara apa pun," ujarnya.

Selanjutnya, Yusril mengatakan, tugasnya sebagai advokat membantu Habil Marati agar proses hukumnya dilakukan dengan benar tanpa merugikan pihak-pihak mana pun.

"Tugas saya sebagai advokat membantu Pak Habil supaya proses hukumnya itu dilakukan dengan benar, tidak merugikan pihak mana pun secara seobyektif mungkin," kata dia.

Kemarin, Yusril Ihza Mahendra mendatangi Polda Metro Jaya untuk menemui Habil Marati.

Halaman
123
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved