Pelebaran Jembatan Kali Caglak Cibubur Ditarget Mulai Pertengahan Tahun

Jembatan yang terletak di Jalan Lapangan Tembak itu rencananya paling cepat dilebarkan pada pertengahan tahun 2019 ini.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kemacetan di Jembatan Kali Caglak, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (21/3/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Jembatan Kali Caglak di Kelurahan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur yang sejak delapan tahun lalu dikeluhkan warga karena menimbulkan kemacetan bakal segera dilebarkan.

Plt Camat Ciracas Mamad mengatakan jembatan yang terletak di Jalan Lapangan Tembak itu rencananya paling cepat dilebarkan pada pertengahan tahun 2019 ini.

"Rencananya paling cepat dikerjakan bulan Agustus atau September nanti, yang pasti tahun ini pengerjaan dimulai," kata Mamad di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (11/7/2019).

Plt Camat Ciracas Mamad (kiri) di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (11/7/2019).
Plt Camat Ciracas Mamad (kiri) di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (11/7/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Namun Mamad mengaku tak mengetahui berapa anggaran yang digelontorkan karena pengerjaan sepenuhnya ditangani Dinas Bina Marga Pemprov DKI.

Dia hanya bisa memastikan kini Pemprov DKI sudah mulai berproses melebarkan Jembatan Kali Caglak yang sudah usulan pelebarannya gagal.

"Sekarang lagi proses izin menebang pohon yang ada di sekitar jembatan. Karena untuk menebang pohon itu kan enggak sembarangan, kita harus urus izin dulu ke PTSP," ujarnya.

Sebelumnya, Lurah Cibubur Sapto Tjahyadi menuturkan usul pelebaran Jembatan Kali Caglak sudah diusulkan secara resmi lewat Musrenbang Kecamatan Ciracas.

Tak sebandingnya lebar jembatan dengan volume kendaraan bermotor disebut Sapto membuat antrean kendaraan hingga mencapai lebih dari 500 meter pada jam sibuk.

Di luar jam sibuk, kemacetan pun masih kerap terjadi meski tak seburuk di waktu pagi dan sore hari karena Jembatan Kali Caglak terbilang akses utama.

"Yang terakhir gagal katanya karena kontraktor dan konsultannya enggak berani bangun, katanya waktu pelaksanaan terlalu singkat, mereka enggak berani," tutur Sapto.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved