Pengasilan Tak Menentu, Surjana Pedagang Lumut dan Cacing Sangat Terbantu Sejak Anaknya Dapat KJP

Itupun menurutnya jika jualannya sedang laris di hari biasa, karena cacing dan lumut hanya ramai saat akhir pekan.

Pengasilan Tak Menentu, Surjana Pedagang Lumut dan Cacing Sangat Terbantu Sejak Anaknya Dapat KJP
TRIBUNJAKARTA.COM/AFRIYANI GANIS
Surjana (59) seorang pedagang yang mencari peruntungan dengan menjajakan cacing dan lumut di Jalan Akses Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, saat ditemui, Kamis (11/7/2019).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Punya lima anak-anak yang masih butuh biaya membuat Surjana (59) semakin giat bekerja.

Semangat yang tinggi ingin melihat anak-anaknya sukses menjadi pecutan keras bagi dirinya.

Meski sudah membuka lapak cacing dan lumutnya sejak pagi-pagi sekali, dirinya seringkali hanya membawa penghasilan paling besar Rp 100 ribu kerumah.

Itupun menurutnya jika jualannya sedang laris di hari biasa, karena cacing dan lumut hanya ramai saat akhir pekan.

"Sehari ya Rp 100 ribu kalau ramai, pernah bawa cuma Rp 50 ribu. Kalau sabtu minggu lumayan ramai bisa Rp 200 ribu. Empat gelas kan saya jual Rp 10 ribu, kadang masih ada yang nawar," ucap Surjana saat ditemui, Kamis (11/7/2019).

Mendapat penghasilan yang tak menentu, tentu membuat Surjana dan istrinya kerepotan membaginya.

Beruntung, tiga anaknya yang bersekolah mendapat Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Sehingga tiap bulannya, Surjana dapat memanfaatkanmya untuk membeli pangan murah.

Surjana (59) seorang pedagang yang mencari peruntungan dengan menjajakan cacing dan lumut di Jalan Akses Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, saat ditemui, Kamis (11/7/2019). 
Surjana (59) seorang pedagang yang mencari peruntungan dengan menjajakan cacing dan lumut di Jalan Akses Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, saat ditemui, Kamis (11/7/2019).  (TRIBUNJAKARTA.COM/AFRIYANI GANIS)

"Tiga anak saya kam dapat KJP, kadang saya pakai buat beli pangan murah kalau uangnya sudah turun." Ucap dia.

Halaman
12
Penulis: Afriyani Garnis
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved