Perampok Toko Emas Balaraja dari Luar Negeri, Kapolres: Baru Pertama Kali di Indonesia

Dua pelaku perampokan toko emas Balaraja, Kabupaten Tangerang diketahui merupakan Warga Negara Asing (WNA) Malaysia.

Perampok Toko Emas Balaraja dari Luar Negeri, Kapolres: Baru Pertama Kali di Indonesia
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif saat mengadakan konferensi pers soal perampokan toko emas Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (11/7/2019). 

"Sama melalukan rampok di SPBU, lalu dilakukan penangkapan pada tanggal 2 Juli kepada keduanya," jelas Sabilul.

Untuk saat ini, kedua tersangka diserahkan kepada kepolisian Malaysia atau kepada Polisi Diraja Malaysia (PDRM) karena merupakan warga negara mereka.

Keduanya pun diancam hukuman penjara paling lama 15 tahun sesuai dengan hukum negara Malaysia.

Beraksi di SPBU Tol Tangerang-Merak

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif saat menyambangi toko emas Permata di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (17/6/2019).
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif saat menyambangi toko emas Permata di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (17/6/2019). (Istimewa/dokumentasi Polresta Tangerang.)

Duo perampok berpistol dan berpedang terdeteksi beraksi lebih dulu di SPBU Tol Tangerang-Merak KM43, Banten.

Target berikutnya, mereka menggasak toko emas Permata di bilangan Balaraja.

Saat merampok di SPBU Tol Tangerang-Merak KM43, aksi keduanya terekam kamera pengintai di SPBU tersebut.

Dalam rekaman itu, jelas terlihat keduanya turun dari mobil Toyota Avanza berwarna putih.

Mobil tersebut sama persis dengan mobil yang mereka gunakan saat membobol toko emas Permata.

Bahkan ciri-ciri pelaku juga sama seperti yang terekam di toko emas Permata menggunakan topi dan pakaian serba hitam.

Halaman
1234
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved