Tambah Biaya Kerja di Jepang, Warga Malaysia Nekat Rampok Toko Emas di Tangerang Pakai Pistol Korek

Ternyata, MNRF yang menginisiasi tindakan itu mempunyai motif tersendiri yakni ingin menambah ongkos untuk bekerja di negeri sakura, Jepang.

Tambah Biaya Kerja di Jepang, Warga Malaysia Nekat Rampok Toko Emas di Tangerang Pakai Pistol Korek
Istimewa/dokumentasi Polresta Tangerang.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif saat menyambangi toko emas Permata di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (17/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, BALARAJA - Ingin menambah biaya untuk ongkos bekerja di Jepang memaksa warga negara Malaysia nekat merampok toko emas di wilayah Balaraja, Kabupaten Tangerang.

MNRF pria berusia 24 tahun asal Malaysia tersebut telah melancarkan aksi perampokannya di toko emas Permata, Balaraja, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (15/6/2019) lalu.

Ia ditemani rekannya, MNI dalam menggasak diduga enam kilogram emas senilai Rp1,6 miliar dan kabur menggunakan Avanza berwarna putih dengan nomor pelat palsu T-1721.

Ternyata, MNRF yang menginisiasi tindakan itu mempunyai motif tersendiri yakni ingin menambah ongkos untuk bekerja di negeri sakura, Jepang.

"MNFR mengaku tidak punya alasan spesifik, hanya bilang ya ingin tambah biaya untuk kerja ke jepang," kata Sabilul di depan awak media, Kamis (11/7/2019).

Pasalnya, MNFR sudah direstui oleh orang tuanya untuk bekerja di Jepang dan sudah diberikan uang senilai Rp30 juta untuk modal awal.

Namun, kata Sabilul, MNRF merasa modal yang diberikan tidak cukup untuk dia berangkat dan uang selama di Jepang hingga nekat berencana untuk merampok hingga negari seberang, Indonesia.

Merasa tidak memiliki pengalaman yang cukup untuk merampok emas apa lagi di luar negeri, MNRF mengajak MNI yang merupakan residivis dengan kasus serupa di Malaysia.

MNRF pun diperkenalkan dengan MNI melalui temannya, MS dan menceritakan rencananya untuk merampok di Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved