Ibadah Haji 2019

VIDEO Jemaah Calon Haji Ketahuan Bawa Enam Slof Rokok

Jemaah yang masuk ke dalam kelompok terbang 17 ini terpaksa harus membuka kembali isi koper mikiknya di ruangan loading koper Asrama Haji

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN- Jemaah calon haji asal Kabupaten Bogor bernama Dede Khotib ketahuan membawa enam slof rokok yang disimpan di dalam koper besar miliknya. Hal ini diketahui saat petugas melakukan pemeriksaan menggunakan mesin pemindai x-ray di Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Kamis (11/7/2019).

Jemaah yang masuk ke dalam kelompok terbang 17 ini terpaksa harus membuka kembali isi koper mikiknya di ruangan loading koper Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Jalan Kemakmuran, Kecamatan Bekasi Selatan.

Sambil dibantu petugas serta didampingi istrinya, Dede mengeluarkan dua kantong plastik berwarna hitam yang ditumpuk dilipatan pakaian. Ketika dibuka, dua kantong plastik itu berisi enam slof rokok.

Saat itu petugas langsung menanyakan ke Dede apakah tidak ada lagi rokok yang tersimpan di dalam koper. Untuk memastika kembali koper tersebut dipindai ulang menggunakan mesin x-ray.

Dede mengatakan, dia sengaja membawa sebanyak enam slof rokok lantaran dalam sehari dia biasa menghabiskan dua bungkus rokok.

"Ya abis gimana pak saya aja sehari dua bungkus, disanakan (Arab Saudi) sekitar 40 hari, ini aja (enam slof) masih kurang," kata Dede kepada petugas Bea Cukai yang memeriksa isi koper miliknya.

Farhan, petugas Bea Cukai Bekasi mengatakan, dari sesuai peraturan yang ditetapkan, jemaah hanya diperbolehkan membawa maksimal dua slof rokok.

"Dari enam ini duanya boleh dibawa dimasukkan lagi ke dalam koper, lebih dari dua slof pasti kita sita enggak boleh dibawa," ujar dia.

Lebih Rendah Dari Tuntutan Jaksa, Ratna Sarumpaet Divonis 2 Tahun Penjara

Polisi Geledah Rumah Pablo Benua dan Rey Utama Cari Alat Bukti Kasus Ikan Asin

2 Perampok Toko Emas di Balaraja Tangerang Warga Malaysia: Ingin Cari Tambahan Ongkos ke Jepang

Adapun rokok yang disita selanjutnya akan diserahkan ke PPIH Embarkasi Bekasi. Jemaah dapat mengambilnya kembali saat pulang dari tanah suci dan tiba di Asrama Haji sebelum diberangkatkan ke daerah asalnya.

"Atau kalau ada keluarga bisa langsung diambil diserahkan ke keluarganya," jelas dia.

Selain rokok, sejumlah jemaah juga kedapatan membawa barang-barang yang dilarang misalnya, penanak nasi, panci, hingga teko pemanas air. Melalui pemindai x-ray seluruh barang-barang itu dikeluarkan dan dilarang untuk dibawa.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved