VIDEO Penandatanganan PT MRT Jakarta dan ITDP Terkait Konektivitas Pejalan Kaki dan Sepeda

Rencananya, kata William, nota kesepahaman dengan ITDP Indonesia ini akan berlaku sampai dua tahun ke depan.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar bersama Yoga Adiwinarto selaku South-East Asia Director ITDP Indonesia menandatangani nota kesepahaman, di kantor MRT Jakarta, lantai 22 Wisma Nusantara, Jakarta Pusat.

Nota kesepahaman ini menyoal studi integrasi antar moda serta optimalisasi konektivitas pejalan kaki dan sepeda, di sepanjang koridor MRT Jakarta.

Adapun lima poin dari isi nota kesepahaman antara PT MRT Jakarta dengan Institute for Transportation and Development Policy (ITDP).

Poin pertama, yakni strategi integrasi tanpa hambatan dengan moda lain yang bersinggungan dengan MRT Jakarta.

Kedua, tentang peningkatan aksesibilitas dan konektivitas pejalan kaki serta pesepeda di sekitar
koridor MRT Jakarta.

Ketiga, adalah strategi penyediaan koneksi first-mile dan last mile dengan berbasis micromobility.

Keempat, yaitu terkait strategi pembatasan parkir kendaraan pribadi di kawasan transit oriented
development.

Kelima, yaitu peningkatan konektivitas antar moda, pejalan kaki, serta pengguna sepeda di proyek MRT Jakarta fase dua.

Rencananya, kata William, nota kesepahaman dengan ITDP Indonesia ini akan berlaku sampai dua tahun ke depan.

"Semoga dengan kegiatan ini, kawasan-kawasan transit oriented development, kawasan transit MRT menjadi lebih ramah, lebih nyaman, lebih aman," kata William Sabandar, di lantai 22 kantor MRT Jakarta, Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019).

Biarkan 11 Juru Parkir Liar, YLKI Kritik Pengelola Parkir Pasar Perumnas Klender

Pengaruh Lingkungan Pascapemilu Jadi Alasan Asteria Unggah Status Tak Pajang Foto Presiden

VIDEO Jemaah Calon Haji Ketahuan Bawa Enam Slof Rokok

Yoga Adiwinarto juga berharap agar kolaborasi ini membawa manfaat untuk membangun dan memperbaiki sistem angkutan umum.

"Mudah-mudahan selama dua tahun ke depan kita bisa terus membangun dan juga memperbaiki sistem angkutan umum yang benar-benar terintegrasi dan juga berkonektivitas, terkoneksi dengan kendaraan lain juga dengan pejalan kaki," ujar Yoga, sapaannya, di tempat dan waktu yang sama.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved