Warga Kabupaten Bekasi Bisa Buat Akta Kelahiran, Perkawinan dan Kematian Melalui Whatsapp

Disdukcapil Kabupaten Bekasi membuka layanan permohonan pembuatan dokumen pencatatan sipil melalui aplikasi Whatsapp.

Warga Kabupaten Bekasi Bisa Buat Akta Kelahiran, Perkawinan dan Kematian Melalui Whatsapp
Istimewa dokumen Humas Pemkab Bekasi
Informasi pelayanan pembuatan dokumen pencatatan sipil melalui whatsapp yang diluncurkan Disdukcapil Kabupaten Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi membuka layanan permohonan pembuatan dokumen pencatatan sipil melalui aplikasi Whatsapp.

Layanan baru ini memungkin warga tidak perlu lagi antre datang ke kantor pelayanan pemerintahan.

Mereka hanya diminta datang ke kantor Disdukcapil ketika dokumen permohonan yang diajukan rampung.

"Warga hanya tinggal mendaftar terlebih dahulu, nanti admin akan memberikan balasan dan meminta dokumen persyaratan, tidak perlu datang ke kantor tidak perlu antre," kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi Hudaya, Kamis (11/7/2019).

Layanan whatsapp ini baru hanya melayani tiga jenis pembuatan dokumen pencatatan sipil diantaranya, akta kelahiran, perkawinan dan kematian.

Mulai aktif pada hari kerja dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

"Persyaratannya hanya tinggal difoto, warga hanya tinggal menunggu ketika semua persyaratan sudah dilengkapi, admin akan mengonfomasikan jika dokumen yang diajukan sudah jadi," paparnya.

Hudaya menjelaskan, terdapat dua nomor whatsapp layanan Disdukcapil yang dapat dihubungi yakni 081381914314 dan 082249919346.

Tata cara yang harus dilalui pertama, warga melakukan pendaftaran dengan menyebutkan identitas diri dan menyertakan seluruh dokumen persyaratan dalam bentuk foro.

Kedua, admin akan melakukan input data dan mengkonfimasi kapan dokumen yang diajukan dapat diambil.

Dalam Sehari, 3 Kebakaran Terjadi di Cakung Jakarta Timur

Buka Cabang, 100 Porsi Baso Aci Akang Dibagikan Gratis di Cipayung

Ketiga, setelah proses permohonan rampung, warga dapat mengambil ke kantor Disdukcapil sesuai jadwal dan waktu yang sudah dinfomasikan oleh admin.

Adapun untuk persyaratan yang harus difoto meliputi, KTP pribadi, KTP saksi dua orang, surat keterangan lahir dari bidan atau rumah sakit, surat nikah yang sudah dilegalisir.

" Untuk persyaratan tinggal disesuikan dengan jenis dokumen yang akan diajukan, pada saat pengambilan nanti, dokumen persyaratan dalan bentuk harcopy harus dibawa dan diserahkan ke petugas," imbuhnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved