Cegah Kebakaran, Permukiman Padat Penduduk Perlu Dilengkapi Hidran Mandiri

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, tengah mencari lahan untuk pembangunan hidran mandiri

Cegah Kebakaran, Permukiman Padat Penduduk Perlu Dilengkapi Hidran Mandiri
Tribunnews.com
Ilustrasi Kebakaran 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG PRAPATAN - Permukiman padat penduduk berpeluang besar menimbulkan kebakaran lantaran letak rumah warga yang saling berdekatan satu sama lain.

Seperti yang terjadi di Jakarta Selatan, dua kasus kebakaran di permukiman padat penduduk terjadi belakangan ini.

Kasus pertama terjadi di daerah Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Selasa (2/7/2019) silam.

Sebanyak tujuh rumah ludes terbakar, mengakibatkan dua korban luka-luka di antaranya, satu orang petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) dan satu orang warga yang bergelut melawan api.

Ratusan warga pun dipaksa mengungsi ke Masjid dekat lokasi kebakaran.

Di bulan yang sama, hanya beberapa hari berselang, kebakaran di permukiman padat penduduk kembali terjadi di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu (10/7/2019).

Ratusan rumah ludes terbakar, ribuan warga mengungsi ke tiga titik lokasi pengungsian.

Meski tak ada korban jiwa, tiga warga Manggarai mengalami luka-luka saat mencoba memadamkan api dari atas genteng.

Terhitung, dari dua kebakaran itu sudah ribuan warga terombang ambing dalam ketidakpastian hidup usai kebakaran melahap habis rumah dan harta benda mereka.

Halaman
123
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved