Breaking News:

Cerita Para Imigran, Tinggalkan Negara Karena Trauma Hingga Dapat Jodoh di Indonesia

Wahab mengaku mendapat bantuan dari beberapa rekannya yang kini sudah mendapatkan suaka di negara lain

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Abdul Wahab dan keluarganya yang berada di pengungsian imigran di Jalan Bedugul, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (12/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Luntang lantung tanpa kepastian di negara orang menjadi hal yang pasti dirasakan para imigran pencari suaka.

Waktunya pun tak bisa ditentukan, bahkan bisa sampai bertahun-tahun. 

Padahal mereka telah menjual seluruh harta bendanya yang dimiliki di negara asalnya sebelum memulai petualangan mengarungi belahan dunia.

Alasannya satu, mereka ingin mencari kehidupan yang damai dan tenang lantaran di negara asalnya tengah berlangsung konflik tak berkesudahan.

Begitulah yang dialami sekitar 1000 imigran atau pengungsi yang kini ditampung di gedung eks Kodim 0503/JB di Jalan Bedugul, Kalideres, Jakarta Barat.

Para imigran yang berada disini beragam. Untuk asal negaranya ada dari Afghanistan, Iran, Somalia Mali dan Sudan. 

Mereka sejatinya tengah menunggu kepastian dari UNHCR lembaga PBB yang mengurus para pengungsi untuk membantunya mendapatkan suaka.

Salah seorang imigran di tempat ini yakni Abdul Wahab (32) asal Afghanistan.

Wahab telah pergi dari negaranya dan berada di Indonesia sejak tahun 2014 silam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved