Cuma Lakukan Tiga Langkah, Bocah 11 Tahun Kalahkan Perlombaan Catur Ketua RW 02 Gondangdia

Adalah Reiga, anak lelaki yang kini duduk di bangku kelas 5 SD tersebut, merasa senang saat mengalahkan ketua RW 02 Gondangdia.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Reiga, anak lelaki berusia 11 tahun yang mampu mengalahkan ketua RW 02 Gondangdia, pada perlombaan catur tingkat kelurahan Gondangdia, di RPTRA Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Anak lelaki berusia 11 tahun mampu mengalahkan ketua RW 02 Gondangdia, Jakarta Pusat pada perlombaan catur tingkat kelurahan.

Adalah Reiga, anak lelaki yang kini duduk di bangku kelas 5 SD tersebut, merasa senang saat mengalahkan ketua RW 02 Gondangdia.

"Cuma tiga langkah, Reiga sudah mengalahkan ketua RW 02 Gondangdia dalam perlombaan catur tingkat kelurahan," kata Reiga, di area Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2019).

Sebelumnya, perlombaan catur tingkat kelurahan Gondangdia ini terdiri dari tiga kategori.

Yakni usia di bawah 13 tahun, usia di bawah 16 tahun, dan usia di bawah 60 tahun.

Kata Reiga, dia mampu mengalahkan lawan-lawannya yang berada di bawah usia 13 tahun.

VIDEO Wali Kota Jakbar Tanding Catur Dengan Warga Binaan Sudinsos Saat Buka FORST

Kemudian, lanjutnya, pertandingan catur ini diteruskan dengan sistem acak yang berujung pada lintas usia.

Semula, kata Reiga, dirinya tak menyangka bakal melawan ketua RW 02 yang usianya terpaut jauh.

"Terus aku tiba-tiba baru pertama kali lawan pak RW, kaget aku. Pas lomba dimulai, prit, aku main tuh. Eh, tiba-tiba pak RW kan tidak sadar tuh kalau aku kalahin dia. Pak RW tiba-tiba, udahan? Udah, pak. Terus aku langsung ke panitia kasih tahu aku menang," jelas Reiga.

Singkat cerita, Reiga berhasil meraih juara pertama pada perlombaan catur tingkat kelurahan Gondangdia.

"Dapat juara satu, uang sebesar Rp100 ribu. Senang banget," kata Reiga.

Diketahui, pelatih yang mengajarkan Reiga bermain catur adalah sang Ayah.

"Sebetulnya sih aku tidak mau jadi atlet catur, tapi aku mau jadi pesepak bola. Coba-cobalah main catur dan tidak sangka bisa mengalahkan pak RW," kata Reiga.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved