Kalap Diajak Nikah Pria Ngaku Pelaut Habisi Ibu Rumah Tangga Asal Bandung, Potongan Tubuhnya Dibakar

Selepas kumandang azan Magrib, warga Dukuh Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Banyumas, diliputi rasa penasaran.

Kalap Diajak Nikah Pria Ngaku Pelaut Habisi Ibu Rumah Tangga Asal Bandung, Potongan Tubuhnya Dibakar
Tribun Jateng/Permata Putra Sejati
Tersangka Deni Riyanto pelaku pembunuhan dan pemutilasi saat ditangkap di Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (11/7/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANYUMAS - Selepas kumandang azan Magrib, warga Dukuh Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Banyumas, diliputi rasa penasaran.

Temuan potongan kepala, tangan dan kaki manusia dalam kondisi gosong di bawah jembatan dekat jalur perbukitan pada Senin (8/7/2019) petang menjadi musababnya.

Jembatan ini menjadi jalan alternatif penghubung Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Pariman (43), warga setempat, baru saja pulang dari hutan sekira pukul 17.00 WIB lalu mendatangi lokasi tersebut berdasar informasi dari bocah yang menemuinya.

Ia curiga di lokasi melihat tulang-tulang bercampur abu sisa pembakaran.

Warga menunjukan lokasi kejadian ditemukannya potongan kepala, tangan, dan kaki yang hangus terbakar di gorong-gorong, RT 8 RW 3, Dukuh Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Banyumas pada Selasa (9/7/2019).
Warga menunjukan lokasi kejadian ditemukannya potongan kepala, tangan, dan kaki yang hangus terbakar di gorong-gorong, RT 8 RW 3, Dukuh Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Banyumas pada Selasa (9/7/2019). (Tribun Jateng/Permata Putra Sejati)

"Kepalanya agak masuk ke dalam gorong-gorong sekira 50 sentimeter," ujar Pariman seperti diberitakan Tribun Jateng pada Selasa (9/7/2019).

Pariman mendapati kepala, lutut, dan jari tangan sudah gosong, sedangkan wajah atau muka sudah sangat sulit untuk dikenali.

Di lokasi ditemukan pisau tanpa gagang, lipstik, pensil alis dan serutan pensil.

"Potongan kepala masih ada rambutnya sekira 18 senti. Menurut keterangan warga lain, saat pagi sempat ada orang yang sedang nongkrong di lokasi," ucap dia.

Pariman tak melihat langsung pelaku yang membakar potongan tubuh manusia di gorong-gorong, namun melihat asap mengepul dan baunya menyengat.

Halaman
1234
Penulis: Y Gustaman
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved