Libur Sekolah, Pendapatan Driver Ojek Online Menurun

Musim liburan sekolah membuat pendapatan driver ojek online menurun. Mereka berharap saat masuk sekolah pendapatan kembali normal.

Libur Sekolah, Pendapatan Driver Ojek Online Menurun
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Pandu Bulan, satu diantara driver ojek online saat ditemui di Terminal Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Liburan sekolah merupakan hal yang ditunggu oleh para pelajar.

Terbebas dari beban tugas, bisa bangun siang dan menikmati liburan terkadang menjadi hal yang paling di nantikan.

Namun, bagi sebagian orang kehadiran musim liburan pelajaran adalah hal yang justru dihindari.

Bukan karena tidak bahagia melihat pelajar terlelas dari beban sekolan sementara waktu, melainkan pendapatan mereka untuk menghidupi keluarga harus berkurang drastis.

Salah satu yang merasakan dampaknya ialah Pandu Bulan.

Lelaki berusia 40-an tahun ini merupakan seorang driver ojek online.

Sejak tiga tahun lalu, ojek online menjadi pekerjaan utamanya untuk menghidupi keluarganya.

Ia menuturkan sudah seminggu lebih sejak musim liburan sekolah tiba penghasilannya menurun hingga 50 % dari biasanya.

"Biasanya sehari Rp 200 ribu pasti dapat kalau keluar dari pagi sampai habis maghrib. Tapi pas anak sekolah libur itu, kita keluar seharian dapat Rp 100 ribu aja susah banget. Kehadiran anak sekolah tuh ngaruh banget buat profesi kayak saya. Pas mereka libur berasa banget," ungkapnya, Jumat (12/7/2019).

Halaman
12
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved