Ratusan Jalak Bali Akan Dititipkan BKSDA Jakarta ke Sejumlah Lembaga Konservasi

Beberapa waktu lalu, BKSDA Jakarta mendapatkan hibah Jalak Bali sebanyak 100 ekor dari UD Sahabat Bird Farm yang terletak di Jakarta Utara.

Ratusan Jalak Bali Akan Dititipkan BKSDA Jakarta ke Sejumlah Lembaga Konservasi
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Kepala BKSDA Jakarta, Ahmad Munawir saat ditemui di Taman Burung TMII, Jumat (12/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMAN MINI - Sebanyak 100 ekor Jarak Bali akan dititipkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta ke beberapa lembaga konservasi maupun penangkaran di Ibukota.

BKSDA Jakarta merupakan unit pelaksana dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia memiliki tugas  melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar.

Beberapa waktu lalu, BKSDA Jakarta mendapatkan hibah Jalak Bali sebanyak 100 ekor dari UD Sahabat Bird Farm yang terletak di Jakarta Utara.

Sahabat Bird Farm merupakan satu diantara penangkaran hewan resmi dan legal sejak tahun 2014.

Namun saat masa izin yang hanya berlaku selama lima tahun itu berakhir, Hatoyo Kurdi sang pemilik enggan memperpanjang izin dengan alasan tertentu. Sehingga Jarak Bali hasil penangkarannya selama ini dihibahkan ke Pemerintah melalui BKSDA Jakarta.

"Ada 100 ekor Jalak Bali yang dihibahkan ke kita. Nantinya akan dititipkan ke lembaga konservasi seperti Taman Burung TMII, Ragunan dan Penangkaran," kata Ahmad Munawir, Kepala BKSDA Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Untuk hari ini, 38 ekor Jalak Bali resmi dititipkan di Taman Burung, Taman Mini Indonesia Indah dan 20 ekor Jalak Bali dititipkan di Penangkaran Alam Nusantara.

Begini Rincian Satunan yang Didapat KPPS Meninggal Dunia di Kota Bekasi

Sehari di Penampungan, Pengungsi dari Timur Tengah Keluhkan Makanan, Air Bersih dan Toilet

RPTRA Amanah Budidaya Ikan Nila, Hasil Panennya Bisa Dibeli Warga

Nantinya empat ekor Jalak Bali juga akan dititipkan di Ragunan dan empat ekor lainnya di Penangkaran Andricho.

"Kalau untuk Ragunan dan Penangkaran Andricho itu kita masih tunggu waktu penyerahannya. Sedangkan untuk sisanya akan dititipkan kemana, itu juga masih kita kordinasikan kembali," lanjut dia.

Untuk puluhan sisa Burung Jarak Bali nantinya akan dititipkan ke penangkaran resmi lainnya yang ditinjau dari track recordnya selama memiliki izin penangkaran.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved