RW 09 Ciracas Tuai Pujian Wakili Jakarta Timur di Lomba Kota Sehat Provinsi DKI

Wilayah RT 04/RW 09 Kelurahan/Kecamatan Ciracas terpilih mewakili Jakarta Timur di Lomba Kota Sehat tingkat Provinsi DKI Jakarta tahun 2019.

RW 09 Ciracas Tuai Pujian Wakili Jakarta Timur di Lomba Kota Sehat Provinsi DKI
TribunJakarta.com/Bima Putra
Warga dan perangkat Kecamatan Ciracas saat menyambut Tim Pembina Kota Sehat DKI Jakarta di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (11/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Wilayah RT 04/RW 09 Kelurahan/Kecamatan Ciracas terpilih mewakili Jakarta Timur di Lomba Kota Sehat tingkat Provinsi DKI Jakarta tahun 2019.

Dalam kunjungan Tim Pembinaan Kota Sehat Provinsi DKI siang tadi, perangkat dan warga RW 09 pun diganjar pujian karena menjadikan wilayah mereka nyaman dihuni.

Ketua Tim Pembina Kota Sehat Provinsi DKI, Erdi Komara mengatakan satu kegiatan yang patut dipuji adalah warga berhasil bercocok tanam kangkung dan bayam tanpa tanah.

"Yang luar biasa ada ketahanan pangan dan gizi. Jadi tanaman hidroponik yang setiap harinya sudah menghasilkan 20 kilogram kangkung. Ada bayam juga, di sini banyak, istilahnya komplit," kata Erdi di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (11/7/2019).

Dia juga memuji kegiatan bank sampah yang telah berbadan hukum karena tak hanya mengurangi jumlah sampah, tapi juga jadi ladang rezeki warga.

Pun dengan keberadaan Posyandu yang jadi wadah berkonsultasi dan memastikan kesehatan bayi agar pertumbuhannya baik.

"Saya berani kasih nilai 90. Yang paling penting antusias warganya, di sini warganya guyub. Karena kalau warganya enggak guyub pasti enggak bisa seperti ini," ujarnya.

Bila nantinya RW 09 unggul di tingkat Provinsi DKI, Erdi menuturkan RW 09 bakal mewakili Provinsi DKI di lomba kota sehat tingkat nasional.

Dinsos DKI Kaget Pencari Suaka Kebon Sirih yang Tiba di Gedung Penampungan Kalideres Membludak

VIDEO Unjuk Rasa Mahasiswa Dukung Rumini Bongkar Kasus Pungli Pendidikan di Tangsel

Nantinya setiap wilayah yang terpilih bakal dinilai tim penilai yang terdiri dari pejabat Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri.

Penilaian di tingkat nasional, lanjut Erdi rencananya dimulai pada akhir bulan Agustus 2019 mendatang, sementara penghargaan diberikan pada akhir tahun.

"Jadi sebelum dinilai kita pembinaan dan verifikasi mana kekurangannya. 100 pun saya berani. Ini partisipasi warganya yang luar biasa," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved