Dilarang Berjualan Sementara di Taman Lalu Lintas Gorontalo: Pedagang Bingung Gelar Lapak

Satu diantaranya, Bahrin (50) pedagang bakso keliling ini menuturkan kerap kucing-kucingan dengan Satpol PP saat berjualan.

Dilarang Berjualan Sementara di Taman Lalu Lintas Gorontalo: Pedagang Bingung Gelar Lapak
TribunJakarta/Afriyani Garnis
Taman Lalu Lintas Gorontalo di Jakarta Utara yang sedang direnovasi, Sabtu (13/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK- Renovasi Taman Lalu Lintas Gorontalo di Jakarta Utara membuat pedagang sementara dilarang berdagang di sana.

Mereka pun memberi sejumlah tanggapan karena dilarang berjualan di sana.

Bahkan disebutkan, usai renovasi selesai mereka juga tidak diizinkan berdagang disana.

Satu diantaranya, Bahrin (50) pedagang bakso keliling ini menuturkan kerap kucing-kucingan dengan Satpol PP saat berjualan.

Disebutkannya, dirinya terbiasa mangkal di taman tersebut untuk menjajakam bakso jualannya.

"Iya katanya enggak boleh jualan sementara di are trotoar sini, tapi saya ambil kesempatan aja beberapa jam buat jual beberaoa mangkuk bakso, abis itu keliling lagi," kata Bahrin saat ditemui, Sabtu (13/7/2019).

Bahrin menuturkan, selama dilarang berdagang dirinya dan teman-temannya merasa bingung hendak berjualan dan mangjal dimana.

Namun ia beruntung karena selalu berjualan secara  berkeliling.

"Yang lain sih cerita pada bingung mau jualan dimana, karena kan posisi yang ramainya disini, saya masih jauh lebib baik karena jualannya keliling jadi kalau memang enggak bisa disini saya keliling saja," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Afriyani Garnis
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved