Hadapi Industri 4.0, Pengelola Hotel Tingkatkan Manajemen Informasi Teknologi

Menghadapi era 4.0, manajemen hotel harus mengupdate teknologi sehingga bisa memberikan manfaat positif bagi industri ini.

Hadapi Industri 4.0, Pengelola Hotel Tingkatkan Manajemen Informasi Teknologi
TribunJakarta.com/Dion Arya Bima Suci
Suana di Hotel Double Tree, Cikini, Menteng, Jakarra Pusat, tempat berlangsungnya pertemuan antar Manager IT dari beragam hotel di Indonesia, Sabtu (13/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Guna menghadapi industri 4.0, sejumlah manajer IT dari berbagai hotel ternama di Indonesia menggelar pertemuan di Hotel Double Tree, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Pertemuan ini diprakarsai oleh Hotel Information Technology Association Indonesia (HITA-ID), asosiasi non-profit yang bergerak di bidang teknologi informasi perhotelan.

Faisal Amir, Chairman HITA-ID menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perkembangan teknologi informasi perhotelan di era digital seperti saat ini.

"Dari sisi dunia perhotelan untuk menghadapi era 4.0, kita harus update mengenai teknologi sehingga bisa memberikan manfaat positif bagi industri ini," ucapnya, Sabtu (13/7/2019).

Ia menyebut, persaingan di dunia perhotelan kini semakin ketat dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat.

"Persaingan kini semakin ketat karena ada persaingan harga juga. Setiap hotel harus punya truk tersendiri agar laku di pasaran," ujarnya.

"Terlebih sekarang promosi dan booking sudah bisa dilakukan lewat online, kita enggak harus lagi telpon ke hotel," tambahnya menerangkan.

Untuk itu, setiap hotel harus selalu mengikuti kemajuan teknologi bila tidak ingin kalah bersaing di era digital seperti saat ini.

"Jadi sekarang kita harus meninggalkan metode lama menuju online. Jika hotel tidak update teknologi 4.0, maka semakin lama akan tersisi sendiri karena sekarang semua serba online," kata Faisal.

Meski demikian, masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh industri perhotelan, khususnya para IT di era serba online seperti saat ini, seperti jaringan internet dan perawatan sistem.

"Saat sekarang untuk 4.0 karena berhubungan dengan online yang dibutuhkan adalah internet yang stabil dan bandwidth yang besar, juga maintenance yang bagus," ucapnya.

Bila hal ini tidak diatasi dengan baik akan berdampak buruk pada sistem pemasaran hotel.

"Internet ini saat ini jadi krusial karena bila terganggu, pemasaran dan proses operasional hotel juga terganggu," ujarnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved