Memanas, Drama Perseteruan Walikota Tangerang dengan Menteri Yasonna Soal Lahan

Perseteruan tersebut berawal karena pihak Pemkot Tangerang menuding pembangunan gedung saat itu tidak mengantongi Izin Membangun Bangunan (IMB).

Memanas, Drama Perseteruan Walikota Tangerang dengan Menteri Yasonna Soal Lahan
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat melakukan inspeksi kenaikan harga pangan di Pasar Anyar Tangerang, Jumat (3/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menanggapi cibiran Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly.

Sebab pada sebelumnya, Yasonna Laoly sempat menyinggung Arief R Wismansyah soal izin pembangunan lahan perguruan tinggi Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Politeknik Imigrasi.

Bahkan menurut Yasonna Laoly, niat Arief yang ingin membuat lahan Kemenkumham yang ada di Kota Tangerang menjadi lahan pertanian merupakan sebuah tindakan yang cari gara-gara.

Menanggapi hal tersebut, Arief merasa kaget dan prihatin atas apa yang keluar dari mulut seorang menteri pada Selasa (9/7/2019) kemarin.

"Iya jadi saya juga sangat kaget dan prihatin atas apa yang disampaikan oleh Pak Menteri. Karena tidak ada niat sedikitpun saya sebagai Wali Kota Tangerang mencari gara-gara terhadap tugas dan tanggung jawab saya sebagai penyelenggara daerah di Kota Tangerang," ujar Arief dalam rekaman suaranya yang diperoleh dari Humas Pemkot Tangerang soal klarifikasi Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, Sabtu (13/7/2019).

Pasalnya, walikota dua periode tersebut telah melayangkan surat keberatan dan klarifikasi atas apa yang diceletuk Yasonna di depan umum pada saat peresmian perguruan tinggi Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Politeknik Imigrasi Tangerang.

"Karena kalau beliau menyampaikan bahwa saya akan membuat lahan-lahan Kemenkuham menjadi lahan pertanian rasanya Pak Menteri harus mencari informasi lebih jauh lagi," cibir Arief.

Sebelumnya, Yasonna sempat-sempatnya untuk menyindir Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah soal izin pembangunan dua perguruan tinggi yang diperuntukan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

"Kepala BPSDM Hukum dan HAM supaya tidak mengurus izin-izin yang berkaitan dengan ini karena wali kota (Arief) agak kurang ramah dengan Kemenkumham," ucap Yasonna saat pidatonya meresmikan gedung itu, Selasa (9/7/2019).

Pasalnya, perseteruan tersebut berawal karena pihak Pemkot Tangerang menuding pembangunan gedung saat itu tidak mengantongi Izin Membangun Bangunan (IMB).

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Menilai Pasar Baru Sudah Tak Seperti Dulu

Dikabarkan Melakukan Filler Bibir Supaya Mirip Kyle Jenner, Begini Pengakuan Dicky SMASH

Melalui Bank BJB, Begini Cara Pembayaran Bulanan Rusunawa Kota Tangerang

Akibatnya gedung tersebut sempat disegel oleh Satpol PP Kota Tangerang untuk beberapa waktu lalu.

Menurut Yasonna, sebelumnya Pemerintah Kota Tangerang mewacanakan kawasan milik Kemenkumham dijadikan tata ruang persawahan atau pertanian.

"Nanti kita bicara ke Menteri ATR untuk profesional saja, tapi kita bisa duduk bersama apapun masalahnya," katanya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved