Penyidikan Kasus Dugaan Pungli SDN Pondok Pucung 2 Berjalan, Rumini Diperiksa Polisi Empat Jam

Hari Jumat (12/7/2019), Rumini dipanggil aparat dari Satuan Reserse Kriminal Khusus untuk dimintai keterangan.

Penyidikan Kasus Dugaan Pungli SDN Pondok Pucung 2 Berjalan, Rumini Diperiksa Polisi Empat Jam
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Rumini (44) dan jajaran Tangerang Public Transparancy Warch (TRUTH) di Mapolres Tangsel, Kamis (4/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Aparat Polres Tangerang Selatan (Tangsel) sudah mulai melakukan penyidikan terkait kasus dugaan pungli di SDN Pondok Pucung 2, Tangsel, yang dilaporkan Rumini (44), mantan guru honorer sekolah itu.

Hari Jumat (12/7/2019), Rumini dipanggil aparat dari Satuan Reserse Kriminal Khusus untuk dimintai keterangan.

Rumini didampingi perwakilan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan advokatnya dari Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) saat datang ke Mapolres Tangsel.

Selama kurang lebih empat jam, Rumini diperiksa aparat di lantai dua Mapolres itu.

"Ya tadi dari sekitat setengah tiga diperiksanya," ujar Rumini di Mapolres pada pukul 18.40 WIB.

Rumini mengatakan, ia ditanyai tentang poin-poin laporannya terkait pungutan uang komputer, hingga beban buku yang harus dibeli sendiri oleh murid.

"Semua, semua ditanya, uang buku, uang komputer, uang proyektor, iya semuanya ditanya," ujarnya.

Setelah diperiksa selama empat jam, senyum di wajah Rumini tak pernah lepas ke awak media.

Ia berharap upayanya membongkar pungli di sekolah dan memperbaiki dunia pendidikan yang sangat penting bagi anak-anak bisa berjalan lancar.

"Ya semoga lancar semuanya, kita berusaha," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved