Persija Jakarta

Setelah Diundang Persija Jakarta, Dagangan Anggota The Jakmania Disabilitas Ini Jadi Makin Laris

Pembelinya tak hanya siswa SMP 264 Jakarta lantaran lokasi ia berjualan berada di seberang sekolah tersebut.

Setelah Diundang Persija Jakarta, Dagangan Anggota The Jakmania Disabilitas Ini Jadi Makin Laris
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Andi, Jakmania disabilitas asal Cengkareng Jakarta Barat bersama ibunya, Haima. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Setelah mendapat undangan khusus dari Persija Jakarta, nama Ahmad Suhandi alias Andi (22) menjadi terkenal di wilayah Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Hal itu juga membuat dagangan risol dan bacangnya kini menjadi lebih laris dan cepat habis.

Andi, Jakmania penyandang disabilitas asal Cengkareng, Jakarta Barat, mendapat undangan khusus dari Persija Jakarta untuk menyaksikan laga melawan Persib Bandung. Foto diambil saat wawancara di rumahnya, Sabtu (13/7/2019).
Andi, Jakmania penyandang disabilitas asal Cengkareng, Jakarta Barat, mendapat undangan khusus dari Persija Jakarta untuk menyaksikan laga melawan Persib Bandung. Foto diambil saat wawancara di rumahnya, Sabtu (13/7/2019). (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

Pembelinya tak hanya siswa SMP 264 Jakarta lantaran lokasi ia berjualan berada di seberang sekolah tersebut.

Namun, banyak juga warga yang memborong dagangannya sembari menanyakan pengalaman Andi sewaktu mendapatkan kesempatan menemui pemain Persija Jakarta.

Baik saat di hotel pemain menginap atau saat menyaksikan langsung laga klasik antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Rabu (10/7/2019) lalu.

"Jadi cepat habis sekarang dagangannya, alhamdulilah," kata Andi saat TribunJakarta.com menyambangi kediamannya di Jalan Al Barkah RT 02 RW 03, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (13/7/2019).

Biasanya, Andi yang merupakan anggota The Jakmania disabilitas asal Cengkareng, Jakarta barat itu kerap berjualan sampai sore hari atau sampai seluruh dagangannya habis. 

Namun, sejak ia mendapat undangan dari tim Persija Jakarta hanya beberapa jam saja berjualan seluruh dagangan Andi sudah habis terjual.

"Dia jualannya emang sedikit takut enggak laku. Kadang sampai sore banget dia belum pulang, katanya kalau enggak laku semua dia enggak dapat untung," kata Haima, ibunda Andi.

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved