Disdik DKI: Masa Pengenalan lingkungan Sekolah Wajib Dikendalikan Guru, Bukan OSIS

Menurut Ratiyono, penyelenggaraan MPLS sendiri harus dikendalikan secara langsung oleh guru-guru di sekolah, dan bukan anggota OSIS

Disdik DKI: Masa Pengenalan lingkungan Sekolah Wajib Dikendalikan Guru, Bukan OSIS
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Pelaksanaan MPLS hari pertama di SMP Negeri 60 Jakarta Pusat dihadiri oleh Kadisdik DKI Ratiyono, Senin (15/7/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono mengatakan bahwa kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran ini merupakan tanggung jawab para guru dan kepala sekolah.

Menurut Ratiyono, penyelenggaraan MPLS sendiri harus dikendalikan secara langsung oleh guru-guru di sekolah, dan bukan anggota OSIS.

Pelaksanaan MPLS hari pertama di SMP Negeri 60 Jakarta Pusat dihadiri oleh Kadisdik DKI Ratiyono, Senin (15/7/2019).
Pelaksanaan MPLS hari pertama di SMP Negeri 60 Jakarta Pusat dihadiri oleh Kadisdik DKI Ratiyono, Senin (15/7/2019). (TribunJakarta/Pebby Ade Liana)

"Tanggung jawabnya sama guru dan kepala sekolah langsung. OSIS hanya membantu, jadi jangan diserahkan kepada OSIS karena mereka belum matang," kata Ratiyono di SMP 60 Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019).

Sebagaimana diketahui, hari pertama masuk sekolah bagi para peserta didik baru identik dengan kegiatan-kegiatan pengenalan diri yang dilakukan oleh para anggota OSIS sekolah kepada peserta didik baru.

Para peserta didik baru, biasanya membawa berbagai atribut untuk digunakan dalam kegiatan pengenalan tersebut. Hal ini pun dibantah oleh Ratiyono.

Ia pun mengimbau kepada seluruh siswa agar tidak ada lagi aksi senioritas yang terjadi di lingkungan sekolah.

"Panitia nya tetap guru. OSIS hanya isi dan memperkenalkan ekstrakulikuler di sekolah itu saja. Ada apa saja, mereka memperkenalkan. Terus prestasi apa saja yang sudah diraih, sehingga adik-adik nya bisa melanjutkan usaha mereka meneruskan prestasi sekolah," kata dia.

"Jadi jangan ada senioritas. Tadi sudah disampaikan bahwa mereka harus menyayangi sesama warga sekolah. Tidak boleh ada lagi bullying, kuncir 8 gitu-gitu gak usah. Belajar aja udah yang bagus," bebernya.

Kekeringan Cibarusah, Pemerintah Kabupaten Bekasi Janji Bangun Embung dan Sumur Bor

Hari Pertama Masuk, Murid SMPN 21 Tangerang Pakai Masker Imbas Terkurung Tol Kunciran

Pakar Komunikasi Politik Sebut Pertemuan Jokowi dan Prabowo Bukan Rekonsiliasi, Ini Analisisnya

Sebagai informasi, pelaksanaan MPLS sendiri bertujuan untuk memperkenalkan para peserta didik baru dengan lingkungan sekolah.

Pelaksanaan MPLS tersebut berlangsung selama tiga hari mulai hari ini, hingga Rabu mendatang.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved