Kekurangan Siswa, SMP Swasta di Bekasi Hanya Miliki Dua Murid

Fenomena kekurangan siswa di sekolah swasta di Kota Bekasi sedang marak terjadi.

Kekurangan Siswa, SMP Swasta di Bekasi Hanya Miliki Dua Murid
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
SMP Swasta di Kota Bekasi hanya memiliki dua orang siswa di tahun ajaran 2019/2020. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Fenomena kekurangan siswa di sekolah swasta di Kota Bekasi sedang marak terjadi.

Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) menyebutkan, sejumlah sekolah bahkan hanya memiliki siswa kurang dari 10 orang.

Sekertaris BMPS Ayung Sardi Dauly mengatakan beberapa sekolah bahkan berhenti beroperasi menerima peserta didik baru di tahun ajaran 2019/2020 lantaran, tidak ada satupun siswa yang mendaftar.

"Sudah ada yang kita ketahui (jumlah siswa sedikit), bahkan ada beberapa sekolah yang sudah tidak beroperasi lagi tahun ini," kata Ayung.

SMP Swasta di Kota Bekasi hanya memiliki dua orang siswa di tahun ajaran 2019/2020.
SMP Swasta di Kota Bekasi hanya memiliki dua orang siswa di tahun ajaran 2019/2020. (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Salah satu SMP Swasta di Kawasan Perumnas 1, Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan misalnya, di tahun ajaran 2019/2020 hanya memiliki dua orang siswa.

Wakil kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya ini mengatakan penurunan jumlah siswa sudah terjadi sejak beberapa tahun silam.

"Siswanya sedikit, ya beginilah sepi sejak beberapa tahun belakangan, tahun ini cuma dua, tahun lalu ada lima," kata dia saat wawancarai di sekolah, Senin (15/7/2019).

Dia mengaku meski jumlah siswa hanya dua orang, proses belajar mengajar tetap berjalan.

Di hari pertama masuk sekolah, siswa baru tetap diadakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved