Pemprov DKI Kampanye Cegah Polusi Udara: Reaksi Lurah dan Penjual Oksigen di Manggarai

Pemprov DKI Jakarta menggelar kampanye dengan tagar 7dayschallenge kepada ASN. Bagaimana reaksi Lurah dan penjual tabung oksigen?

Pemprov DKI Kampanye Cegah Polusi Udara: Reaksi Lurah dan Penjual Oksigen di Manggarai
Tribunjakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Toko tabung oksigen milik Samsuri di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kondisi udara ibu kota kian mengkhawatirkan bagi warganya.

Pemprov DKI Jakarta pun menggelar kampanye dengan tagar 7dayschallenge kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).

ASN ditantang untuk mengubah kebiasaan menuju kantor dengan kendaraan pribadi ke umum demi mengurangi emisi gas buang dari kendaraan.

Lurah Kebagusan, Leo Yudhantara mengaku baru sebatas memberikan imbauan kepada jajarannya terkait kampanye itu.

Menurutnya, beberapa ASN di tempatnya lebih sering menggunakan ojek online untuk menuju maupun pulang kantor.

"Rata-rata rumahnya para ASN di dekat sini. Jadi mereka naik ojek online. Tapi yang jalan kaki atau naik sepeda belum ada," ungkapnya kepada TribunJakarta.com pada Senin (15/7/2019).

Leo menambahkan sebanyak 11 ASN berada di Kelurahan Kebagusan, yang didominasi oleh perempuan.

"Yang naik motor ada empat orang, termasuk saya. Sisanya baru naik ojek online," bebernya.

Lurah Pulo, Aan Diana mengatakan hal serupa.

Halaman
12
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved