Sebanyak 5.218 Bangku Kosong Hari Pertama Masuk Sekolah di DKI Jakarta

Sebanyak 219.996 peserta didik baru diterima di sekolah negeri yang terdiri dari jenjang pendidikan SD,SMP, SMA, dan SMK.

Sebanyak 5.218 Bangku Kosong Hari Pertama Masuk Sekolah di DKI Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Peserta didik baru di SMPN 60 Jakarta mulai melaksanakan MPLS di hari pertama sekolah, Senin (15/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Para peserta didik baru tahun ajaran 2019-2020 memasuki hari pertama sekolah hari ini.

Sebanyak 219.996 peserta didik baru diterima di sekolah negeri yang terdiri dari jenjang pendidikan SD,SMP, SMA, dan SMK.

"Saya lihat para peserta didik sangat mempersiapkan diri untuk masuk di hari pertama sekolah ini. Salah satunya yang diterima di SMPN 60 Jakarta Pusat ini. Siswa-siswanya alhamdulillah sekolahnya bagus-bagus," kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta Ratiyono di SMPN 60 Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019).

Berdasarkan data yang diterima TribunJakarta.com dari Dinas Pendidikan, masing-masing jenjang pendidikan memiliki daya tampung yang berbeda.

Untuk jenjang sekolah dasar, DKI Jakarta mampu menampung hingga 105.374 siswa.

Masuk Tahun Ajaran Baru, Muhajir Effendy Soroti Pentingnya Pengenalan Lingkungan Sekolah

Namun, jumlah pendaftarnya pun cukup banyak yakni mencapai 155.511 orang.

"Yang diterima dan lapor diri ada 100.424 anak. Sehingga jumlah bangku kosongnya ada 4.950 untuk Sekolah Dasar," kata Ratiyono saat menjabarkan data PPDB 2019 dari Pusdatikomdik Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Jumlah daya tampung sekolah dan jumlah siswa yang lapor diri, mengalami selisih.

Hal ini menyebabkan adanya sejumlah kursi sekolah negeri kosong.

Untuk jenjang SD pun ada sebanyak 4.950 bangku kosong di DKI Jakarta.

Selain itu, pada jenjang SMP sendiri dari 71.084 daya tampung siswa, jumlah pendaftar yang melakukan lapor diri hanya ada 70.925 anak. Sehingga jumlah bangku kosong pada jenjang ini ada sekitar 159.

"Untuk bangku kosong jenjang SMA ada 89 dan SMK ada 20," kata dia.

Jika ditotal, sedikitnya ada 5,218 jumlah kursi kosong di Ibu Kota. Data tersebut diambil per 13 Juli 2019.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved