SMAN 58 Jakarta Akan Terapkan Finger Print untuk Kehadiran Siswa Mulai Tahun Ajaran 2019/2020

Penggunaan finger print sebelumnya sudah sempat dilakukan pada dua tahun lalu. Namun uji cobanya tidak berjalan dengan maksimal.

SMAN 58 Jakarta Akan Terapkan Finger Print untuk Kehadiran Siswa Mulai Tahun Ajaran 2019/2020
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Humas SMAN 58, Irawan saat mencoba finger print yang diperuntukkan untuk absensi para siswa/i di SMAN 58, Senin (15/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Memasuki tahun ajaran baru 2019/2020, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 58 Jakarta akan terapkan finger print untuk daftar hadir para siswanya.

Guna lebih efektif dan akurat terkait absensi para siswa, SMAN 58 yang terletak di Jalan SMAN 58, Ciracas, Jakarta Timur ini membuat terobosan baru. Yakni dengan menghadirkan finger print khusus siswa kelas 10 sampai 12.

Humas SMAN 58 Jakarta, Irawan menuturkan penggunaan finger print sebelumnya sudah sempat dilakukan pada dua tahun lalu. Namun uji cobanya tidak berjalan dengan maksimal.

"Untuk penerapan finger print ini sebenarnya sudah diterapkan sejak dua tahun lalu sebagai bentuk uji coba. Namun karena satu dan lain hal, akhirnya tidak berjalan maksimal dan sempat dipending. Setelah melalui evaluasi, akhirnya diputuskan untuk melakukan absensi dengan finger print kembali di tahun ajaran ini," jelasnya pada TribunJakarta.com, Senin (15/7/2019).

Dengan menyediakan dua staf yang ahli dibidang IT, pihak sekolah akhirnya memutuskan kembali untuk menggunakan finger print.

Sehingga absen para siswa tidak lagi harus menunggu laporan dari para wali kelas. Namun melalui finger print, kehadiran para bisa diakses melalui website resmi sekolah yakni www.sman58-jjt.sch.id

"Jadi nanti finger print untuk kelas 10-12 itu berbeda makanya disiapkan tiga finger print. Ketika para siswa absen nanti pihak sekolah maupun orang tua murid bisa melihat melalui web sekolah dan tidak lagi menunggu laporan dari wali kelas," sambungnya.

Setibanya di Makkah, Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Disuguhi Rawon, Ayam Geprek dan Bandeng

Viral Unggahan Sopir Taksi Online Angkut Mayat, Polisi Bakal Konfirmasi hingga Penjelasan Pihak RS

Reaksi Manajer Mendengar Aksi Boikot The Jakmania Saat Persija Jakarta Lawan Tira Persikabo

Saat ini finger print sudah mulai terpasang di lorong lantai dasar sekolah dan akan mulai diberlakukan secepat mungkin.

Sebab menurut Irawan, saat ini para siswa kelas 10 masih belum melakukan pendataan melaui sidik jari. Sehingga proses pemberlakuan absensi melalui finger print masih memerlukan waktu beberapa bulan ke depan lagi.

"Kita masih perlu lakukan pendataan sidik jari dulu ya. Tapu pasti akan diberlakukan mulai tahun ajaran ini. Nanti untuk waktunya akan disesuaikan ketika pendataan sidik jati selesai," tutupnya. 

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved