Ibadah Haji 2019

Tim Mobile Crisis Haji Gelar Simulasi Satuan Operasi Armuzna untuk Hadapi Puncak Ibadah Haji

Tim Mobile Crisis Satuan Haji menggelar simulasi operasi Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna) langsung dari tiga lokasi pelaksanaan puncak haji.

Tim Mobile Crisis Haji Gelar Simulasi Satuan Operasi Armuzna untuk Hadapi Puncak Ibadah Haji
Tribunnews/Bahauddin/MCH2019
Tim Mobile Crisis Satuan Haji menggelar simulasi operasi Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna) langsung dari tiga lokasi pelaksanaan puncak haji pada Minggu (14/7/2019). Di bawah terik matahari suhu 41 derajat celcius Satops Armuzna dipimpin Kepala Satops Armuzna, Jaetul Muchlis. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi Dari Makkah

TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - Tim Mobile Crisis Satuan Haji menggelar simulasi operasi Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna) langsung dari tiga lokasi pelaksanaan puncak haji pada Minggu (14/7/2019).

Di bawah terik matahari suhu 41 derajat celcius Satops Armuzna dipimpin Kepala Satops Armuzna, Jaetul Muchlis.

Jaetul Muchlis mengatakan melalui simulasi tersebut diharapkan, skenario yang telah ditetapkan untuk fungsi mobile crisis bagi jemaah Indonesia bisa dilaksanakan dengan optimal.

Setibanya di Makkah, Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Disuguhi Rawon, Ayam Geprek dan Bandeng

“Tentunya skenario yang kita harapkan adalah bagaimana kesiapan petugas-petugas tim mobile crisis dari tim-tim kecil," ujar Jaetul Muchils.

"Beberapa unsur yang berada di dalamnya ada perlindungan jemaah dari TNI/Polri, Tim Gerak Cepat TGC dari Kemenkes dengan dokter dan paramedisnya kemudian juga dari tim P3JH Kemenag,” imbuhnya.

Tim Mobile Crisis Satuan Haji menggelar simulasi operasi Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna) langsung dari tiga lokasi pelaksanaan puncak haji pada Minggu (14/7/2019). Di bawah terik matahari suhu 41 derajat celcius Satops Armuzna dipimpin Kepala Satops Armuzna, Jaetul Muchlis.
Tim Mobile Crisis Satuan Haji menggelar simulasi operasi Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna) langsung dari tiga lokasi pelaksanaan puncak haji pada Minggu (14/7/2019). Di bawah terik matahari suhu 41 derajat celcius Satops Armuzna dipimpin Kepala Satops Armuzna, Jaetul Muchlis. (Tribunnews/Bahauddin/MCH2019)

Ia mengatakan TMC akan mengantisipasi seluruh kebutuhan jemaah saat melakukan ibadah pada puncak musim haji, yang terpusat di Armuzna selama tiga hari yakni 10-13 Dzulhijah.

Cerita Sukinah, Jemaah Haji Tertua Jawa Timur: Saya Agak Telat karena Ngurusi Anak

“Tim akan mengantisipasi kapan saja siap melakukan pertolongan kepada jemaah yang membutuhkan. Operasional pergerakan tim ini di titik krusial yang ada di sekitar Jumarat,” katanya.

Tim Mobile Crisis Satuan Operasi Arafah Muzdalifah Mina (TMC Satops Armuzna) yang merupakan gabungan dari para petugas haji di bidang perlindungan jemaah, kesehatan, dan tim Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji (P3JH).

Mereka rencananya akan dikonsentrasikan di Arafah sebagai tim tanggap darurat.

Selawat Badar dan Taburan Bunga Iringi Penyambutan Jemaah Haji Embarkasi Surabaya di Mekkah

Kemudian difokuskan pula di Mina mengingat diperkirakan akan sulitnya pergerakan dari Muzdalifah menuju Mina.

Jaetul pun berpesan kepada jemaah calon haji yang memiliki keterbatasan fisik untuk mewakilkan kepada orang lain kegiatan lempar jumroh di Jamarat.

Mengingat pada hari itu merupakan puncak kepadatan dan puncak kelelahan para jemaah.

“Jangan memaksakan diri, lempar jumroh bisa dilakukan pada hari tasyrik,” katanya.

Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved