Warga Tolak Penampungan Para Pencari Suaka, Kesbangpol DKI: Pemerintah Harus Membantu Pengungsi

Para pencari suaka dari berbagai negara, ditampung sementara oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Lahan Eks Kodim Jakarta Barat.

Warga Tolak Penampungan Para Pencari Suaka, Kesbangpol DKI: Pemerintah Harus Membantu Pengungsi
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Kondisi di gedung eks Kodim Jakarta Barat satu hari saat ditinggali para pengungsi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri, mengatakan banyak warga menolak dengan hadirnya para pencari suaka yang saat ini mengungsi di tempat penampungan sementara lahan eks Kodim, Jakarta Barat.

"Banyak masyarakat menolak (pengungsi) di perum, ada sepanduk soal tanggapan penolakan. Penolakan itu, ada sebagian warga yang menolak. Tapi ada juga yang mendukung dengan memberikan kontribusi kepada para pengungsi," kata Taufan saat dikonfirmasi, Senin (15/7/2019).

Kondisi para pengungsi di gedung penampungan sementara di Jalan Bedugul, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (12/7/2019)
Kondisi para pengungsi di gedung penampungan sementara di Jalan Bedugul, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (12/7/2019) (TribunJakarta/Elga Hikari Putra)

Para pencari suaka dari berbagai negara, ditampung sementara oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Lahan Eks Kodim Jakarta Barat.

Mereka ditampung atas dasar kemanusiaan. Selain itu, jika mereka menetap di trotoar Ibu Kota, dikhawatirkan akan mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat.

Taufan pun menegaskan bahwa relokasi para pencari suaka itu sudah sesuai dengan Perpres 125 tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi Dari Luar Negeri.

"Diinfokan kepada warga yang kira-kira tidak mendukung itu bahwa (relokasi) ini menjalankan Perpres 125. Pemerintah harus membantu pengungsi tersebut. Kalau ada yang terganggu, diinformasikan 'maaf kenyamananya terganggu sementara karena ada saudara kita mengungsi'," kata dia.

"Itu akan dapat simpati oleh dunia internasional, bahwa pemerintah pusat dan daerah sudah membantu pengungsi," bebernya.

Untuk diketahui, para pencari suaka yang direlokasi menuntut kepada United Nations High Commissioner for Refugeest (UNHCR) agar segera diberikan tempat tinggal untuk berlindung.
Pasalnya, para pengungsi itu mengaku enggan dikembalikan ke tempat asalnya. Menurut mereka, saat ini keadaan sedang tidak kondusif karena terjadi konflik di negaranya.

Hingga kini, tuntutan mereka belum juga dikabulkan oleh UNHCR.

SMAN 58 Jakarta Akan Terapkan Finger Print untuk Kehadiran Siswa Mulai Tahun Ajaran 2019/2020

Gaya Permainan Berubah Imbas Ezechiel Absen Saat Lawan Kalteng Putra, Persib Tetap Menyerang

Melaporkan Balik Fairuz & Hotman Paris di Kasus Ikan Asin, Pengacara Ngotot Pablo Benua Tak Bersalah

Pemprov DKI Jakarta berencana untuk menampung mereka hingga beberapa hari kedepan sambil menunggu kepastian nasibnya.

"Karena itu, bantulah pemerintah, anda juga bantu suadara anda yang kesusahan di tempat lain oleh badan internasional. UNHCR kan badan internasional yang meminta bantuan ke Indonesia. Nanti dipikirkan oleh pimpinan tertinggi kapan lagi di geser dari lokasi tersebut," pungkasnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved