Beraksi Satu Bulan Lalu, Begal HP di Bekasi Diringkus Setelah Berpapasan dengan Korbannya

Korban bernama Bintang Ikhsan kala itu berpapasan dengan kedua pelaku yang sedang melintas menggunakan sepeda motor berboncengan

Beraksi Satu Bulan Lalu, Begal HP di Bekasi Diringkus Setelah Berpapasan dengan Korbannya
ISTIMEWA/Dokumentasi Humas Polres Metro Bekasi
Dua orang pelaku begal hp diamankan Polsek Serangbaru Kabupaten Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Andi Juliansyah (19) dan Rudi Hermawan (22) pelaku perampasan telepon genggam (HP) yang dilakukan lebih dari satu bulan silam akhirnya berhasil ditangkap.

Keduanya diamankan setelah korban mengenali wajah para pelaku ketika berpapasan di jalan.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Sunardi mengatakan, pelaku ditangkap di Kampung Kandang, Desa Sukasari, Kecamatan Serangbaru pada Minggu (7/7/2019) dini hari.

Korban bernama Bintang Ikhsan kala itu berpapasan dengan kedua pelaku yang sedang melintas menggunakan sepeda motor berboncengan dan langsung meminta batuan ke warga sekitar.

"Korban saat itu mengenali pelaku, sempat dipepet lalu ketika memastikan wajah kedua pelaku, korban langsung meminta bantuan ke warga sekitar dengan meneriaki maling," kata Sunardi, Selasa (16/7/2019).

Kejadian perampasan hp terjadi pada 23 Mei 2019 silam, kala itu korban Bintang Ikhsan bersama dua orang rekannya Afif Risaldi dan Syahrundra Putra tengah duduk-duduk di Kawasan Delta 8, Desa Sukasari lalu tiba-tiba pelaku datang meminta uang.

Siswi SMA di Makassar Jadi Pelaku Begal, Aniaya dan Jual Ponsel Korban Seharga Rp 750 Ribu

"Korban diancam menggunakan celurit, meminta uang lalu ketia diberikan Rp 27.000 korban menolak dan langsung merampas tiga hp milik korban," jelas dia.

Selama lebih dari satu bulan, kedua pelaku rupanya masih berkeliaran di sekitar Desa Sukasari.

Korban yang meneriaki keduanya ketika berpapasan langsung direspon warga sekitar, tepat di persimpangan jalan, anggota Binmaspol yang tengah melakukan patroli ikut mengejar dan mengamankan kedua pelaku.

"Ketika ditangkap dan digeledah terdapat sebilah celurit yang disimpan dibalik kaosnya pelaku bernama Andi, diduga pelaku hendak beraksi lagi," ujarnya.

Selain sebilah celurit, polisi juga mengamankan barang bukti diantaranya sepeda motor, dokumen pembelian ponsel, dan sebuah kardus ponsel milik korban.

Setelah berhasil dibekuk, keduanya langsung digiring ke Mapolsek Serangbaru, kepada polisi kedua pelaku mengakui telah merampas hp milik korban meski saat diamankan, hp tersebut telah dijual melalui online.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka kini mendekam di sel tahanan Polsek Serangbaru. Mereka dijerat pasal 368 KUHP juncto pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951. Ancamannya hukuman penjara di atas lima tahun.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved