Buktikan Tidak Beracun, Massa AMUK Bakar Ikan di Depan Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan

"Kami buktikan bahwa, kami membakar ikan di sini dengan aman dan dimakan juga dengan rasa aman," kata Bobi

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Massa aksi dari Aliansi Masyarakat Untuk Kedaulatan (AMUK) bahari membakar ikan di depan kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019).

Bobi sebagai orator aksi, mengatakan aksi bakar ikan ini sebagai bentuk bahwa ikan di Pulau Pari tidak mengandung racun.

Ikan tersebut, kata Bobi, tidak mengandung racun.

"Kami buktikan bahwa, kami membakar ikan di sini dengan aman dan dimakan juga dengan rasa aman," kata Bobi yang juga sebagai nelayan pulau pari, pada Selasa (16/7/2019).

Bobi melanjutkan, ikan segar tersebut juga dari hasil tangkapan para nelayan Pulau Pari.

"Bukan hasil beli. Murni hasil tangkapan kami. Bukan ikan busuk," tegas Bobi.

Aksi yang dilakukan oleh AMUK juga ingin menunjukkan bahwa masih banyak ikan-ikan segar di perairan Indonesia.

Kata Bobi, khususnya di Kepulauan Seribu dan Pulau Pari.

"Inilah salah satu mata pencarian masyarakat nelayan sendiri yang dari sebelum Indonesia merdeka," tutur Bobi yang menjadi nelayan sejak 1972 silam.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved