Gerindra Tantang PSI Buka-bukaan Soal Dugaan Politik Uang di Pemilihan Wagub DKI: Jangan Dibiarkan

Taufik meminta kepada PSI agar membuktikan terlebih dahulu soal kebenaran rumor tersebut.

Gerindra Tantang PSI Buka-bukaan Soal Dugaan Politik Uang di Pemilihan Wagub DKI: Jangan Dibiarkan
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Politikus Gerindra M Taufik di Bawaslu DKI Jakarta, Kamis (20/9/2018). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua DPD DKI Partai Gerindra M Taufik menanggapi pernyataan yang dilontarkan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengenai adanya rumor politik uang di proses pemilihan wagub DKI Jakarta.

Menurut Taufik, dirinya setuju apabila pemilihan Wagub DKI juga diawasi KPK. Meski begitu, ia meminta kepada PSI agar membuktikan terlebih dahulu soal kebenaran rumor tersebut.

"Disuruh buktiin aja, saya kira setujulah untuk diawasi, saya setuju diawasi. (Tapi) Kemudian harus dibuktiin jangan cuma ngomong gitu loh," kata Taufik saat dikonfirmasi, Selasa (16/7/2019).

Taufik, meminta kepada PSI untuk buka-bukaan jika memang sudah memiliki kelengkapan informasi yang pasti sehingga berani membuka kabar tersebut ke hadapan publik.

Hal ini, untuk menghindari adanya penilaian buruk terhadap anggota dewan oleh masyarakat.

Ia pun mengatakan akan mendukung langkah PSI apabila kebenaran tersebut diungkap.

"Ngapain dibayar buat kuorum. Ini kan soal pemilihan, soal tanggung jawab, kesadaran. Ya udah kalo ada datanya bunyiin jangan ragu, kita support. Saran saya kan memang bulan lalu saya ngomong, itu PSI kalau punya nama bunyiin saja," kata dia.

"Kita suport supaya diproses. Cuman saya bilang kalau ditanya, saya nggak paham. Tapi kalau ada itu proses. Nah jangan dibiarin, akhirnya apa kalau dibiarin kan yang jelek seolah seluruh institusi dewan," bebernya.

Jambret Tas Orang yang Sedang Pacaran di Tambora, 2 Pemuda Ditangkap ke Polisi

Pengendara Jeep Rubicon yang Tabrak Panitia Lomba Lari Jadi Tersangka, Mobil Disita

Kantong Plastik Belum Tergantikan di Pasar Mayestik

Sebagai informasi, sebelumnya Wakil Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest menyebutkan, telah mendapatkan informasi soal adanya rumor politik uang dalam proses pemilihan wagub DKI.

Politik uang tersebut, diduga dilakukan dengan transaksi uang senilai ratusan juta agar mencapai syarat kuorum ketika pemilihan dilakukan di paripurna.

Namun Rian menegaskan bahwa kabar ini masih rumor. Ia pun meminta KPK terlibat untuk mengawasi keseluruhan proses pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang sedang berjalan di DPRD DKI Jakarta saat ini.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved