Jambret Tas Orang yang Sedang Pacaran di Tambora, 2 Pemuda Ditangkap ke Polisi

Peristiwa itu terjadi di Jalan KH Mansyur, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat pada Senin (15/7/2019) malam.

Jambret Tas Orang yang Sedang Pacaran di Tambora, 2 Pemuda Ditangkap ke Polisi
Dokumentasi Polsek Tambora
Dua pelaku jambret yang diamankan di Tambora, Jakarta Barat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Melihat korbannya sedang asyik berpacaran di atas sepeda motor menjadi sasaran empuk bagi kedua kawanan jambret.

Kedua pelaku yakni Avi Oktavia (25) dan Dimas Febrianto (20) pun langsung memepet sepeda motor yang dinaiki korban. 

Tanpa pikir panjang, satu pelaku yang dibonceng merampas tas korban bernama Yeni (25).

Peristiwa itu terjadi di Jalan KH Mansyur, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat pada Senin (15/7/2019) malam.

"Saat korban sedang boncengan motor dengan pacarnya di lokasi, mereka dipepet oleh pelaku yang menggunakan sepeda motor dan langsung merampas tas yang saat itu diselempangkan di badan korban," kata Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh kepada wartawan, Selasa (16/5/2019).

Iver melanjutkan, korban yang sadar menjadi korban penjambretan pun langsung meneriaki pelaku.

Aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi antara korban yang dibantu warga sekitar dengan motor yang dikendarai pelaku.

Beruntung, saat itu tengah melintas petugas reskrim Polsek Tambora hingga akhirnya ikut mengejar pelaku.

"Pelaku akhirnya berhasil diringkus di sekitar Jalan Betet Tanah Sereal Tambora dan langsung dibawa ke Mapolsek," kata Iver.

The Jakmania Boikot Pertandingan, Pelatih Persija Jakarta Kecewa dengan Panpel Tira Persikabo

Pemkot Jakarta Timur Gelar Operasi Bina Kependudukan di Apartemen Bassura City

Sembuh dari Cedera, Rezaldi Hehanussa Berpeluang Jalani Debut Bersama Persija Jakarta

Selain mengamankan kedua pelaku yang diketahui sudah sering menjambret di wilayah Tambora, polisi juga menyita barang bukti tas milik korban yang berisi ponsel dan dompet.

"Atas perbuatannya disangkakan Pasal 365 KUHP dengan ancam maksimal 7 tahun penjara," kata Iver.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved