Pedagang Pasar Mayestik Berharap Pemerintah Sediakan Kantong Belanja Ramah Lingkungan

"Memang lebih bagus kalau disediakan sama pemerintah, ya di subsidi lah. Kalau barangnya (kantong belanja) ada di sini, pasti kita pakai," kata dia.

Pedagang Pasar Mayestik Berharap Pemerintah Sediakan Kantong Belanja Ramah Lingkungan
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Roy (28), salah satu pedagang di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Sejumlah pedagang di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengaku memiliki niat beralih dari yang sebelumnya menggunakan kantong plastik menjadi kantong belanja ramah lingkungan.

"Ya sebenarnya bagus sih, jadi bisa ngurangin sampah gitu kan," ujar salah satu pedagang sayuran, Sodikin (60), saat ditemui di Pasar Mayestik, Selasa (16/7/2019).

Hanya saja, jelas Sodikin, mayoritas pedagang masih berpikir ulang menggunakan kantong belanja ramah lingkungan karena faktor harga.

Ia mengatakan, harga satu pack yang berisi 10 kantong plastik hanya Rp 5 ribu. Sedangkan, harga satu kantong belanja dibanderol Rp 3 ribu.

"Memang lebih bagus kalau disediakan sama pemerintah, ya di subsidi lah. Kalau barangnya (kantong belanja) ada di sini, pasti kita pakai," kata dia.

Sementara itu, pedagang lainnya bernama Roy (28) mengatakan, Pemerintah Kota (Jakarta Selatan) sudah berulang kali mengkampanyekan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan.

Trotoar di Sepanjang Jalan Dr Sutomo Jakarta Pusat Direvitalisasi, Warga: Jadi Macet

Viral Unggahan Sopir Taksi Online Angkut Mayat, Polisi Bakal Konfirmasi hingga Penjelasan Pihak RS

Gagal Menang di 6 Laga Terakhir, Persib Akan Main Agresif, Kalteng Putra Sebut Ada Keuntungan

Namun, sambungnya, Pemkot hanya membagikan kantong belanja kepada para pembeli, bukan pedagang.

"Sudah lima kali datang kayaknya. Tapi pedagang belum pernah dikasih kantong belanjanya, cuma pembeli. Nah, pembeli di sini kan beda-beda setiap hari," tutur Roy.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved