Pihak SMAN 113 Larang Penggunaan Styrofoam di Kawasan Sekolah

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 113 Jakarta melarang penggunaan styrofoam di kantin sekolah sejak pertengahan 2017 lalu

Pihak SMAN 113 Larang Penggunaan Styrofoam di Kawasan Sekolah
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Suasana di kantin SMAN 113 Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (16/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 113 Jakarta melarang penggunaan styrofoam di kantin sekolah sejak pertengahan 2017 lalu.

Guna menekan dan mengurangi penggunaan plastik serta ikut berpartisipasi dalam kampanye selamatkan bumi, SMAN 113 yang berada di Jalan Al Baidho I, Cipayung, Jakarta Timur melakukan sosialisasi pelarangan penggunaan bahan-bahan yang tidak ramah lingkungan.

Dimulai dari 15 kantin, sosialisasi pelarangan penggunaan styrofoam dan botol plastik gencar dilakukan.

"Pada bulan Juli 2017 itu kita sudah terapkan pelarangan itu. Jadi kantin yang menjual makanan tidak lagi menggunakan styrofoam. Dan, memang berjalan sampai sekarang. Rata-rata dari mereka menggunakan piring yang dari rotan itu," kata bagian kesiswaan SMAN 113 Jakarta, Ating pada TribunJakarta.com, Selasa (16/7/2019).

Penjualan pada tiap-tiap kantin yang sudah terdata, disinyalir memudahkan pihak sekolah untuk terus memantau penggunaan plastik maupun styrofoam di dalam lingkungan sekolah.

Merasakan Nyamannya Berjalan Kaki di Trotoar Jalan MH Thamrin

Live Streaming dan Susunan Pemain Tira Persikabo Vs Persija Jakarta, Sesaat Lagi!

"Semua kantin sudah tercatat penjualannya. Yang jual makanan tidak diperkenankan menjual minuman. Karena bila boleh menjual keduanyad ditakutkan kompetisinya jadi kurang sehat. Maka dibagi-bagi porsi jualannya. Oleh sebab itu, kita mudah monitoring dan lakukan sosialisasi pelarangan botol plastik maupun styrofoam," sambungnya.

Sementara itu, larangan ini juga sudah mulai diterapkan ke para siswa/i di SMAN 113 Jakarta. Pihak sekolah, baik guru maupun staf selalu diimbau membawa gelas maupun tempat makan sendiri karena kantin sekolah tak lagi menyediakan styrofoam.

Rencananya, untuk beberapa bulan ke depan, pihak SMAN 113 Jakarta akan meletakan satu buah galon dengan dispanser, agar para siswa dapat mengisi ulang botolnya ketika sudah habis.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved