Sederet Fakta Cinta Segitiga Berujung Maut di Jakarta Pusat

Berikut TribunJakarta.com coba merangkum lima fakta cinta segitiga berujung tewasnya ERL (23), pria yang diduga kekasih gelap istri dari S alias P.

Sederet Fakta Cinta Segitiga Berujung Maut di Jakarta Pusat
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
S alias P (27) pelaku pembunuhan terhadap ERL (23) saat diperlihatkan kepada awak media di Mapolsek Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019). 

Ia datang untuk meminta keterangan sang istri soal hubungan asmaranya dengan pria lain dan mengajaknya kembali ke Sumatera Selatan.

3. Sempat aniaya sang istri

Alih-alih meminta keterangan sang istri dan mengajaknya rujuk, S alias P malah melakukan penganiayaan terhadap MD, istrinya.

"Rencana awalnya, pelaku mau mengajak sang istri kembali ke Sumatera Selatan. Tapi bukan diajak kembali, pelaku malah melakukan penganiayaan terhadap istrinya," ujarnya kepada awak media.

4. Beli pisau dapur di daerah Kemayoran untuk membunuh kekasih gelap istrinya

Mendapat perlakukan kasar dari sang suami, MD pun langsung mengadukan hal itu kepada ERL, pria yang diduga kekasih gelapnya.

ERL pun kemudian merancang pertemuan dengan S alias P.

Terbakar Api Cemburu, Pria di Jakarta Pusat Tusuk Kekasih Gelap Istrinya Hingga Tewas

Namun, sebelum keduanya saling bertemu pada Sabtu (13/7/2019) dini hari, pelaku terlebih dahulu membeli sebilah pisau dari sebuah pasar malam di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Sebelum bertemu korban, pelaku membeli pisau dapur di pasar malam yang ada di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat," ujarnya di Mapolsek Sawah Besar.

"Kemudian, pisau itu digunakan untuk menusuk korban setelah sebelumnya menganiayaanya," tambahnya.

5. Terjerat pasal pembunuhan berencana dan terancam hukuman pidana mati

Atas perbuatannya itu, pelaku terancam pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal pidana mati.

"Pasal yang disangkakan Pasal 340 subsider 338 subsider 353 ayat 3," ucap Kompol Mirzal Maulana.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved