VIDEO Mendikbud Tegur Kepala Sekolah SMPN 1 Muara Gembong

Dia sempat menegur Kepala SMP Negeri 1 Muara Gembong lantaran, masih terdapat beberapa kursi belajar siswa yang kondisinya jebol

VIDEO Mendikbud Tegur Kepala Sekolah SMPN 1 Muara Gembong
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Mendikbud Muhadjir Effendy saat melakukan kunjungan ke SMP Negeri 1 Muara Gembong Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MUARA GEMBONG - Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy melakukan kunjungan ke SMP Negeri 1 Muara Gembong, Jalan Pantai Mekar, Kabupaten Bekasi, Selasa (16/7/2019).

Dalam kunjungannya kali ini, selain melihat langsung hari kedua masa pengenalan lingkungan sekolah untuk siswa baru, Muhadjir sempat berkeliling melihat fasilitas sekolah.

Dia sempat menegur Kepala SMP Negeri 1 Muara Gembong lantaran, masih terdapat beberapa kursi belajar siswa yang kondisinya jebol namun masih tetap digunakan, beberapa plafon atau atap sekolah juga rusak.

"Itu kursinya jebol dikasi uang, biar disuruh ganti, udah tahu kursi jebol gitu enggak diurusi, sampeyan ini kepala sekolah kok," kata Muhadjir saat berbicara kepada Kepala SMP Negeri 1 Muara Gembong.

Berikut Videonya:

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Dukung Ide Anies Baswedan Soal Penggunaan Jersey Persija untuk PNS

Polisi Beberkan Peran 4 Tersanga Penyelundup 30 Kilogram Sabu Asal Malaysia

Ditambah, fasilitas kecil yang seharusnya dapat dengan mudah dirapihkan rupanya selama ini masih diabaikan, seperti foto presiden dan wakil presiden yang ada di dalam kelas, hampir semuanya dipasang tanpa figura atau bingkai.

Muhadjir juga menyempatkan melihat kondisi toilet siswa yang kumuh ditambah keran air macet.

"Kan ada dana bos 600 juta loh masa untuk benahin wc juga gak bisa masa buat beli figura foto presiden enggak bisa, kursi jebol masa gak bisa benahin," kata Muhadjir saat melakukan kunjungan.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini juga meminta kepada masyarakat setempat terutama orangtua siswa agar sama-sama membantu merawat dan merapihkan sekolah.

"Ini semua kalo bisa dirapihkan jangan sampai kalau ada saya aja ini (sambil menunjuk pot tanaman) baru ada terus enggak dirawat," tegas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved