27 KK Korban Kebakaran Cipinang Besar Selatan Lolos Verifikasi Untuk Tempati Rusun Jatinegara Kaum

Pemprov DKI Jakarta menjanjikan bakal menggratiskan biaya sewa bagi warga yang mengajukan diri dipindah ke Rusun Jatinegara Kaum selama tiga bulan.

27 KK Korban Kebakaran Cipinang Besar Selatan Lolos Verifikasi Untuk Tempati Rusun Jatinegara Kaum
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Rusun Jatinegara Kaum 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Sebanyak 27 kepala keluarga (KK) lolos verifikasi dan sudah menempati Rusun Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur.

Pada Sabtu (6/7/2019) kebakaran terjadi jalan Cipinang I Kelurahab Cipinang Besar Selatan, Jatiegara, Jakarta Timur. Akibat kejadian tersebut, 48 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 147 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Tak berselang lama, Pemprov DKI Jakarta menjanjikan bakal menggratiskan biaya sewa bagi warga yang mengajukan diri dipindah ke Rusun Jatinegara Kaum selama tiga bulan.

Dari puluhan KK yang terdampak, 44 KK tercatat mengajukan diri untuk pindah. Kemudian hanya 27 KK yang terverifikasi lolos dan saat ini sudah tersebar di Blok A, B, C, D dan E.

"Yang mengirim surat resmi ke kami ada 44 KK, kemudian kami verifikasi dan yang diterima 27 KK. Yang tidak diterima ialah orang yang tidak ada di situ. Kedua satu bidang tapi terdiri dari 5 KK," katanya Kepala UPRS Jatinegara Kaum, Septalina Purba, Rabu (17/7/2019).

Geger Mayat Wanita Tanpa Busana di Sawah Kalbar: Pernah Jadi Korban Rudapaksa dan Sering Jalan-jalan

Fakhri Husaini Punya Misi Khusus Bersama Pemain Timnas Indonesia U19 saat Uji Coba dengan Tim Liga 3

Sesuai dengan peraturan yang ada, satu unit hanya boleh diisi atau ditinggali oleh satu KK. Sehingga sisanya harus terdiskualifikasi saat proses verifikasi.

"Mereka yang tidak lolos ini ketika di cek di sekertaris RW ternyata KK aslinya hanya satu di rumah yang terbakar. Sisanya itu ialah anaknya yang tinggal di tempat lain. Seolah aji mumpung untuk sewa rusun," sambungnya.

Hingga hari ini, baru 26 KK yang sudah mengisi tiap unit yang ada. Satu kepala keluarga sampai hari ini tercatat belum mengisi unit di Rusun Jatinegara Kaum.

Usai tiga bulan, para warga harus membayar Rp 150 ribu perbulannya. Biaya tersebut belum termasuk air dan listrik. Untuk biaya air menjadi Rp 1450 ribu/m³ nya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved