Bomber Kalteng Putra Patrich Wanggai Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan di Yogyakarta

Polda DIY menetapkan bomber Kalteng Putra, Patrich Wanggai sebagai tersangka.

Bomber Kalteng Putra Patrich Wanggai Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan di Yogyakarta
FERI SETIAWAN
Pemain Persija Jakarta, Rico Simanjutak bersama Pemain Kalteng Putra, Patrich Wanggai bersitegan dalam laga 8 besar Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat (28/3/2019) Kalteng Putra menang dengan skor 4-5 melalui adu pinalti. Feri Setiawan/Super Ball 

TRIBUNJAKARTA.COM - Polda DIY menetapkan bomber Kalteng Putra, Patrich Wanggai sebagai tersangka.

Hal itu terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap Lalu Dhimas Ajie, warga Prawirodirjan, Gondomanan, 11 April 2019 lalu.

Lalu Dhimas Ajie (dua kiri), korban penganiayaan pesepak bola Kalteng Putra, Patrich Wanggai, didampingi kuasa hukumnya usai memberi pernyataan pada wartawan di kantor AB Partners, Timoho, Rabu (17/7/2019).
Lalu Dhimas Ajie (dua kiri), korban penganiayaan pesepak bola Kalteng Putra, Patrich Wanggai, didampingi kuasa hukumnya usai memberi pernyataan pada wartawan di kantor AB Partners, Timoho, Rabu (17/7/2019). (Tribun Jogja/ Hanif Suryo)

Status tersangka Patrich itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto.

Adapun penetapan status tersangka melalui Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) per 2 Juli 2019.

"Ya benar (Patrich sudah jadi tersangka)," tulis Yuliyanto via pesan WhatsApp, Rabu (17/7/2019).

Kuasa hukum korban, Alam Dikorama, mengatakan pihaknya mengetahui penetapan tersangka Patrich sejak 6 Juli 2019 lalu.

Pihak korban pun berharap polisi menangani kasus penganiayaan tersebut secara profesional.

"Karena ini menyangkut penganuayaan 351 KUHP maka pantas dilakukan penahanan secara objektif. Namun, kami tim kuasa hukum korban tetap menyerahkan semua pada penyidik dan kami yakin polisi bertindak secara profesional," ungkap Alam ditemui di kantornya kawasan Timoho.

Ditambahkan kuasa hukum korban lainnya, Benny Yulianingsih dari AB Partners, pihaknya sempat dipertemukan penyidik dengan Patrich Wanggai di Mapolda DIY beberapa waktu lalu.

Namun, belum adanya titik temu akhirnya membuat kasus penganiayaan tersebut dilanjutkan proses hukumnya.

Halaman
123
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved