Liga 1 2019

Persib Bandung Vs Kalteng Putra: Masih Ada Grogi dan Kunci Sukes Maung Bandung

Persib tak memiliki pemain bertubuh tinggi karena tak bisa memainkan Ezechiel N Douassel yang terkena akumulasi kartu kuning.

Persib Bandung Vs Kalteng Putra: Masih Ada Grogi dan Kunci Sukes Maung Bandung
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Aksi Febri Hariyadi di laga Persib Bandung vs Kalteng Putra 

"Selama 20 menit babak pertama bagus, setelah itu para pemain nervous. Tapi, babak kedua kami mulai bangkit, main lebih rapi. Terima kasih pada Febri Haryadi atas golnya, yang paling penting dari kemenangan ini adalah tiga poin, karena kami butuh itu," ujar Robert Alberts, saat jumpa pers seusai pertandingan.

Pada laga kemarin sebenarnya Persib Bandung tampil pincang.

Bahkan, dua pemain yang absen yakni Ezechiel Ndouasel dan Rene Michelic merupakan pemain andalan sang pelatih.

Absennya Ezechiel dan Rene jelas mereduksi kekuatan Persib.

Namun Robert Alberts mampu mengakali absennya dua pemain tersebut. Perubahan gaya bermain pun dilakukan Robert Alberts, terutama di babak kedua yang berdampak besar pada hasil pertandingan kemarin.

VIDEO Papan Petunjuk Pemisahan Toilet Pengemudi Ojek Online di Puri Indah Mall Sudah Dicopot

Chen Long Susah Payah Kalahkan Tommy Sugiarto di Indonesia Open: Ada Insiden Saat Bola Out

Ramalan Zodiak Cinta Besok Kamis 18 Juli 2019, Cancer Punya Banyak Peluang, Sagitarius Bahagia

Persib Bandung berupaya mengendalikan tempo sejak awal pertandingan. Jika biasanya Persib bermain terbuka dan memainkan umpan-umpan panjang ke sayap kanan dan kiri, pada laga ini Persib bermain sabar dengan mengandalkan umpan-umpan pendek cepat.

Persib yang bermain dengan formasi baku 4-3-3 langsung menyerang dengan bola-bola pendek dari garis pertahanan. Serangan selalu dimulai dari kaki Achmad Jufriyanto atau Bojan Malisic. Para pemain ini tidak ingin terburu-buru dengan melepaskan umpan panjang.

"Kami tidak banyak main bola panjang, strategi kami adalah main umpan terobosan, bola panjang itu adalah soal umpan silang, dan Kalteng Putra punya banyak pemain tinggi, dan itu tidak mempan. Umpan silang semestinya tidak banyak kami lakukan," katanya.

Skema ini berjalan efektif di babak pertama meski tidak ada gol tercipta. Selama babak pertama Kalteng Putra dipaksa bermain bertahan. Hampir semua pemain Kalteng berada digaris pertahanan. Termasuk Patrich Wanggai yang diplot sebagai striker murni.

Kalteng Putra yang sesekali melakukan serangan balik kesulitan menembus lini tengah Maung Bandung yang diisi Hariono dan Kim Jeffrey Kurniawan. Dari tengah, bola akhirnya lebih sering dikirimkan ke sayap, khususnya ke sayap kiri yang dihuni pelari cepat, Yohanes Pahabol.

Pahabol tampak kesulitan melewati penjagaan Ardi Idrus untuk melakukan penetrasi ke kotak penalti. Umpan-umpan silang pun dilancarkan, namun selalu berhasil dipatahkan karena ketangguhan duel-duel bola atas Bojan Malisic atau Achmad Jufriyanto.

Meski melambatkan tempo saat bertahan, Persib mempercepat tempo dengan serangan balik. Umpan-umpan jauh ke area flank, khususnya sisi kanan, menjadi upaya Persib dalam membongkar pertahanan Kalteng Putra.

Pada babak kedua, Persib semakin agresif melakukan serangan. Persib mulai menekan pertahanan Kalteng Putra sedini mungkin. Tim asuhan Mario Gomez de Olivera ini seolah tak siap menghadapi perubahan strategi Persib.

Agresifitas serangan Pesib pada babak kedua didukung dengan masuknya Abdul Aziz dan Ghozali Siregar menggantikan Gian Zola dan Kim Jeffrey Kurniawan. Pertukaran posisi pemain pun dilakukan Persib, Vizcarra yang memulai laga di sisi kiri, mulai beroperasi ke tengah. Perannya di sisi kiri digantikan Ghozali Siregar.

Hasilnya pun efektif. Skema serangan cepat melalui umpan pendek satu, dua sentuhan memberikan kesempatan terbuka bagi Ghozali atau Febri untuk melepaskan umpan.

Hariono yang bertugas sebagai gelandang box to box menjalankan tugasnya dengan baik. Saat bertahan, Hariono berdiri tak jauh dari Bojan dan Achmad Jufriyanto untuk melapisi pertahanan Persib.

Persib yang berhasil menguasi tempo sepanjang permainan membuat Kalteng Putra tak berdaya.

Hingga akhir pertandingan Kalteng Putra kesulitan menembus pertahanan Maung Bandung, karena terlalu memaksakan Patrich Wanggai dan Pahabol sebagai pusat serangan.

"Kalteng Putra sudah bermain maksimal, tapi tidak cukup untuk membawa poin. Persib memiliki pemain yang berkualitas, kami juga bisa ciptakan beberapa peluang. Kalau peluang itu menjadi gol mungkin ceritanya akan berbeda," ujar pelatih Mario Gomez de Olivira.

Ia mengatakan, pada babak kedua pemainnya kehilangan konsentrasi karena kelelahan. "Akibatnya, serangan Persib bisa mudah tembus, terutama gol kedua ada kesalahan komunikasi, karena kesalahan sedikit saja bisa menjadi gol," ujarnya

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Abah Robert Ungkap Kunci Sukes Persib Bandung Taklukkan Kalteng Putra dan Robert Sebut Persib Bandung Masih Ada Grogi, Beruntung 2 Strateginya Berjalan Mulus

Penulis: erik sinaga
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved