Ibadah Haji 2019

Petugas Katering Asrama Haji Pondok Gede Dituntut Kecepatan Layani Makanan Jemaah Calon Haji

Para petugas katering di Asrama Haji Pondok Gede, Makasar, Jakarta Timur dituntut kerja cepat untuk menyediakan makanan bagi jemaah calon haji.

Petugas Katering Asrama Haji Pondok Gede Dituntut Kecepatan Layani Makanan Jemaah Calon Haji
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Suasana di dapur Asrama Haji Pondok Gede, Makasar, Jakarta Timur, Rabu (17/7/2019) 

Kedaluwarsa Katering Asrama Haji Hanya 5 Jam

Dapur produksi katering jemaah haji di Indonesia milik Jawharat Asia Catering di Makkah. Jawharat Asia Catering akan melayani konsumsi jemaah haji Indonesia selama berada di Makkah.
Dapur produksi katering jemaah haji di Indonesia milik Jawharat Asia Catering di Makkah. Jawharat Asia Catering akan melayani konsumsi jemaah haji Indonesia selama berada di Makkah. (Tribunnews/ Muhammad Husain Sanusi/ MCH2019)

Kedaluwarsa makanan yang disajikan untuk jemaah calon haji selama berada di asrama haji hanya 5 jam setelah dimasak.

Penyediaan katering harus cermat memperhitungkan waktu produksi dengan kedatangan jemaah.

Yuniati Sekar selaku Project Manajer CV Cipta Sarina Vidi, pihak penyedia katering Asrama Haji Embarkasi Bekasi mengatakan, kendala utama yang dihadapi ialah keterlambatan tiba calon jemaah haji yang kadang sulit diprediksi akibat faktor kemacetan atau kendala diperjalanan.

"Kita masak sesuai jadwal kedatangan, kita sesuaikan proses produksi jangan sampai jemaah belum tiba makanan sudah siap, karena waktu kedaluwarsa hanya 5 jam setelah dimasak," kata Yuniati di Bekasi, Jumat (12/7/2019).

Kendala keterlambatan jemaah sempat berimbas pada katering makanan, saat itu kloter 8 dijadwalkan tiba pukul 20.35 WIB, namun karena faktor kemacetan, jemaah baru tiba di Asrama Haji Embarkasi Bekasi pukul 01.30 WIB.

"Otomatis expired kita udah lebih 5 jam, jadi kita kasih snack pas jemaah kloter 8 tiba, tapi kita tetep gantikan jatah makan malam menjadi makan pagi, makanan itu sudah siap tinggal makan tapi karena sudah expired kita buang," jelas dia.

Selain itu, standar jaminan kesehatan makanan juga selalu harus melalui sample tes sebelum diberikan ke jemaah.

"Makanan yang sudah jadi kita siapkan ada tes organoletik dari rasa, tekstur, tim kesehatan biasanya mereka nyicip juga. Selama 24 jam ga kita buang, kalau terjadi sesuatu kita punya sampel utk diuji di lab. Setiap makanan yang kita sajikan pasti ada sampelnya. Jadi pas disini (sample tes) enggak lolos uji kepedesan misalnya, kita ganti menu," terang dia.

Selama di asrama, jemaah akan mendapatkan tiga kali makan berat dan dua kalu makanan ringan atau snack.

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved