Polisi Bakal Periksa Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Soal Kasus Rumini

Wibi, panggilan karib Wibisono, mengatakan, Taryono belum akan diundang untuk pemeriksaan pada minggu ini.

Polisi Bakal Periksa Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Soal Kasus Rumini
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Muharram Wibisono Adipradono, di Mapolres Tangsel, Selasa (16/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Aparat Polres Tangerang Selatan (Tangsel) akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangerang Selatan, Taryono, terkait kasus Rumini.

Rumini adalah mantan guru honorer SDN Pondok Pucung 2 yang berusaha menguak adanya dugaan pungli di sekolah itu.

Dugaan pungli yang disuarakan Rumini adalah terkait uang komputer, uang instalasi proyektor dan pembelian buku yang dibebankan kepada murid.

Tanggapan Mendikbud Soal Kasus Rumini yang Membongkar Dugaan Pungli di SDN Pondok Pucung 2

"Kepala dinas belum (dipanggil), direncanakan seluruh pihak terkait akan kita undang untuk klarifikasi," ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Muharram Wibisono Adipradono, di Mapolres Tangsel, Selasa (16/7/2019).

Wibi, panggilan karib Wibisono, mengatakan, Taryono belum akan diundang untuk pemeriksaan pada minggu ini.

Hal itu karena sudah ada jadwal pemeriksaan untuk sejumlah pihak yang terkait kasus dugaan pungli itu.

Penyidikan Kasus Dugaan Pungli SDN Pondok Pucung 2 Berjalan, Rumini Diperiksa Polisi Empat Jam

"Untuk kepala dinas kita belum tahu. Yang jelas untuk beberapa saksi yang terkait itu, minggu ini sudah dikelurkan surat undangannya. Mungkin minggu-minggu ini akan ada beberapa saksi yang memberikan keterangan tambahan," ujarnya.

Sementara, sebelumnya, Rumini sudah diperiksa di Mapolres Tangsel oleh tim dari Reserse Kriminal Khusus.

Rumini diperiksa secara hampir bersamaan dengan salah seorang wali murid pada Jumat (12/7/2019).

"Sementara masih proses lidik," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved