Tim WHO Tinjau Penanganan TB di Puskesmas Kramat Jati

Puskesmas Kecamatan Kramat Jati hari ini menerima kunjungan tim World Health Organization (WHO) yang hendak meninjau penanganan penyakit Tuberkulosis

Tim WHO Tinjau Penanganan TB di Puskesmas Kramat Jati
TribunJakarta/Bima Putra
Tim WHO saat meninjau penanganan TB di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (17/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Puskesmas Kecamatan Kramat Jati hari ini menerima kunjungan tim World Health Organization (WHO) yang hendak meninjau penanganan penyakit Tuberkulosis (TB) di Kramat Jati.

Camat Kramat Jati Eka Darmawan mengatakan kunjungan tim WHO yang tiba di Puskesmas sekira pukul 08.48 WIB itu sebagai bentuk keseriusan pemerintah Indonesia menangani TB.

"Hari ini kita kedatangan perwakilan dari 32 negara yang tergabung dalam WHO, berkaitan dengan penanganan dengan TB," kata Eka di Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (17/7/2019).

Eka menuturkan, di tahun 2018 jajaran Puskesmas Kecamatan Kramat Jati berhasil mengidentifikasi lebih dari 3.000 kasus TB.

Identifikasi itu merupakan bagian dari penanganan kasus TB dengan tujuan akhir pasien dapat sembuh atau dalam lingkup nasional Indonesia bebas TB tahun 2030.

"Upaya tentunya tidak lepas dari kerja sama lintas sektor. Di Kecamatan Kramat Jati ada delapan rumah sakit yang menerapkan treatment TB," ujarnya.

Lupakan Kekalahan dari Tira Persikabo, Persija Jakarta Fokus Tatap Final Piala Indonesia

Indonesia Open: 16 Wakil Indonesia Main Hari Ini, Fitriani Kalah, Berikut Link Live Streaming

Sekolah Swasta di Bekasi Hanya Memiliki Dua Siswa Baru, Mendikbud: Harus Tutup

Selain delapan RS, tercatat ada 24 Klinik di wilayah Kramat Jati yang ketika berhasil mengidentifikasi TB segera melapor ke Puskesmas guna segera ditangani.

Ada pula 60 kader juru pemantau batuk (Jumantuk) yang merupakan warga dan bertugas mensosialisasikan bahaya TB secara langsung ke warga.

"Ada 7 sekolah yang komitmen dengan kita untuk membentuk kader TB 350 siswa. Ini keterlibatan pihak sekolah dalam penanganan TB," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved