VIDEO Pernah Disambangi Jokowi, Begini Kondisi Bangunan SMP Negeri 1 Muara Gembong Bekasi yang Rusak

Kronologi awal kerusakan bermula pada Juli 2019, ketika itu atap bangunan ruang kelas mulai terlihat tanda-tanda akan runtuh.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MUARA GEMBONG - Hampir sebagian besar bangunan SMP Negeri 1 Muara Gembong rusak akibat lapuk dimakan usia.

Presiden Joko Widodo pada Januari 2019 silam, sempat berkunjung dan berjanji akan memperbaiki gedung sekolah tersebut.

Pantauan TribunJakarta.com, Selasa (16/7/2019), kondisi bangunan sekolah yang rusak saat ini dipasang garis polisi.

Hal ini dilakukan agar siswa tidak melakukan aktivitas di sekitar gedung lantaran khawatir atap bangunan roboh.

Kerusakan terparah terjadi pada dua ruang kelas yang poisinya berada di tengah, atap bangunan roboh akibat rangka kayu yang tidak lagi kuat menahan beban.

Sisa puing juga masih nampak terlihat, sementara bangunan lainnya terlihat rusak pada bagian dinding, jendela, flavon dan atap yang mulai lapuk.

Temukan Banyak Coretan Hingga Guru Merokok, Mendikbud Sindir Kepala SMP Negeri 1 Muara Gembong

Kepala SMP Negeri 1 Muara Gembong, Imbar JK Pasha mengatakan, total terdapat 10 ruang kelas dan ruang ruangan operasional yang rusak dan tidak bisa digunakan. Kesepuluh ruang kelas itu merupakan bangunan lama yang sudah ada sejak tahun 1987an.

"Ada 10 ruang kelas dan dua ruangan di depan yang rusak, semuanya saat ini sudah tidak kita gunakan lagi karena khawatir atapnya roboh," kata Imbar.

Kronologi awal kerusakan bermula pada Juli 2019, ketika itu atap bangunan ruang kelas mulai terlihat tanda-tanda akan runtuh.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved