Wanita di Blitar Penyebar Konten Menghina Presiden Dijebloskan ke Penjara

Ida Fitri (44), pemilik akun Facebook Aida Konveksi akhirnya ditahan Satreskrim Polres Blitar Kota.

Wanita di Blitar Penyebar Konten Menghina Presiden Dijebloskan ke Penjara
SURYA/SAMSUL HADI
Ida Fitri (berjilbab di belakang penyidik) saat keluar dari ruang pemeriksaan untuk di bawa ke sel tahanan wanita di Polsek Sukorejo, Rabu (17/7/2019). 

Ida juga tidak menjawab sepatah kata pertanyaan yang diajukan wartawan kepadanya.

"Kami mengikuti proses yang dilakukan penyidik. Penyidik memang bisa melakukan penahanan karena ancaman hukumannya 6 tahun penjara. Itu hak penyidik," kata Oyik Rudi Hidayat, pengacara Ida Fitri.

Oyik mengatakan kliennya saat ini dalam kondisi sehat.

Kliennya sempat menjawab 42 pertanyaan dari penyidik dalam pemeriksaan kali ini.

Saat disinggung apakah akan mengajukan penangguhan penahanan, Oyik menjawab akan berkoordinasi dulu dengan kliennya.

"Tentunya kami akan melakukan upaya-upaya itu, termasuk mengajukan penangguhan penahanan. Tapi kami akan koordinasi dulu dengan yang bersangkutan," ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono mengatakan polisi menahan Ida Fitri untuk 20 hari ke depan.

Menurutnya, syarat formal penyidik untuk menahan Ida Fitri sudah terpenuhi. Dalam kasus itu, penyidik menjerat Ida Fitri dengan UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

"Syarat formal untuk melakukan penahanan sudah terpenuhi, ancaman hukumannya 6 tahun penjara. Kami melakukan penahanan terhadap tersangka untuk 20 hari ke depan," kata Heri.

Seperti diketahui, Satreskrim Polres Blitar Kota akhirnya menetapkan Ida Fitri sebagai tersangka pada Senin (8/7/2019) lalu. Polisi menjerat Ida dengan pasal 45 a ayat 2 jo pasal 28 ayat 2 UU ITE jo pasal 207 KUHP dengan ancaman hukuman di 6 tahun penjara.

Halaman
123
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved