Warga Pulau Untung Jawa Diberikan Pelatihan Pengelolaan Bank Sampah

Warga Pulau Untung Jawa mendapatkan pembinaan dan pendampingan terkait pengelolaan bank sampah, Rabu (17/7/2019).

Warga Pulau Untung Jawa Diberikan Pelatihan Pengelolaan Bank Sampah
Dok. Sudin Kominfotik Kepulauan Seribu
Warga Pulau Untung Jawa mendapatkan pembinaan dan pendampingan terkait pengelolaan bank sampah, Rabu (17/7/2019) di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amiterdam, Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU - Warga Pulau Untung Jawa mendapatkan pembinaan dan pendampingan terkait pengelolaan bank sampah, Rabu (17/7/2019).

Kegiatan ini digelar Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amiterdam, Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu.

Staf Teknis Ahli Bidang Peran Serta Masyarakat dan Penegakan Hukum Sudin LH Kepulauan Seribu, Riza Lestari Ningsih mengatakan, ada 30 orang warga Pulau Untung Jawa yang dilibatkan dalam kegiatan ini.

Menurut Riza, mereka diberikan edukasi tentang pembentukan bank sampah dan cara pengolahan sampah.

"Edukasi itu kita berikan melalui sosialisasi, pelatihan, dan juga pendampingan kepada masyarakat," kata Riza.

Riza menuturkan, di Pulau Untung Jawa sendiri sudah dibentuk tiga bank sampah.

Edukasi ini diberikan agar peserta dapat semakin memaksimalkan pengelolaan bank sampah tersebut.

"Di Pulau Untung Jawa sudah dibentuk tiga bank sampah, di antaranya di RW 01 bank sampah Asa Bahari, RW 02 bank sampah Ceria, dan RW 03 bank sampah Sakura," jelasnya.

Sementara itu, Lurah Pulau Untung Jawa, Supriyadi mengapresiasi dijalankannya pemberian edukasi terhadap masyarakat.

Dengan adanya bank sampah, Supriyadi berharap masyarakatnya dapat memaksimalkan nilai sampah.

Wanita di Blitar Penyebar Konten Menghina Presiden Dijebloskan ke Penjara

Pemadam Evakuasi Anjing yang Jatuh ke Sumur Sedalam 16 Meter di Ciracas

Hal itu, lanjut dia, tidak terlepas dari niat pemerintah mendidik masyarakat agar lebih peduli lingkungan.

"Dengan adanya bank sampah, sampah-sampah yang ada bisa dikelola dengan masyarakat dan mempunyai nilai ekonomis," tutupnya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved