Persija Jakarta

Final Piala Indonesia: Persija Terancam Tidak Diperkuat 3 Pilar Hingga Targetkan Kemenangan Besar

Persija Jakarta akan menjamu PSM Makassar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada leg pertama, Minggu (21/7/2019)

BolaSport.com/Feri Setiawan
Persija Jakarta merayakan gelar juara Liga 1 2018 setelah mengalahkan Mitra Kukar dengan skror 2-1 di laga pamungkas pekan ke-34 di SUGBK, Jakarta, Minggu (9/12/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Persija Jakarta kemungkinan besar tanpa tiga pemain utama mereka saat jumpa PSM Makassar pada final leg pertama Piala Indonesia 2018.

Persija Jakarta akan menjamu PSM Makassar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada leg pertama, Minggu (21/7/2019), pukul 15.30 WIB.

Tiga pemain yang akan absen itu adalah kiper Andritany Ardhiyasa, Steven Paulle, dan Ramdani Lestaluhu yang masih dalam proses pemulihan cedera.

Ketiganya juga sudah absen sejak beberapa pertandingan terakhir Persija pada Liga 1 2019 seperti kontra Persib Bandung dan Tira Persikabo.

"Andritany tidak mungkin dimainkan, Paulle juga, hal sama juga berlaku pada Ramdani," kata pelatih Persija, Julio Banuelos, Kamis (18/7/2019).

"Mereka bertiga belum bisa dimainkan."

"Sementara itu, (Bruno) Matos menunjukkan perkembangan yang sangat bagus, kami menantikan hasilnya besok," ujarnya menambahkan.

Sedangkan PSM Makassar diprediksi akan tampil hampir full team seiring kabar cederanya Wiljan Pluim.

Namun, Julio Banuelos memastikan bahwa pertandingan sepak bola bukan soal individu pemain dan tetap yakin meski kondisi timnya berbeda dengan PSM.

"Kami ada kendala, dimana kami tidak bisa tampil full team. Namun di lapangan, ada 11 lawan 11," tutur Julio.

"Kami akan mencoba dengan pemain yang ada. Dengan pemain terbaik kami, Persija memenangi dan mencari hasil yang baik," ucapnya.

Simic Incar Kemenangan Besar di SUGBK

Penyerang impor Persija Jakarta, Marko Simic, mengakui laga final Piala Indonesia kontra PSM Makassar akan jadi partai sarat gengsi.

Persija Jakarta dan PSM Makassar akan bermain dalam dua leg final Piala Indonesia pada 21 Juli di Jakarta dan 28 Juli 2019 di Makassar.

Kabarnya, Persija akan memainkan laga kandangnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan PSM tentunya akan bermain di Stadion Andi Mattalatta, Makassar.

Marko Simic paham betul PSM akan punya motivasi lebih pada duel nanti setelah kegagalan mereka bersaing dengan Persija untuk meraih gelar juara Liga 1 2018.

Persija keluar sebagai juara Liga 1 dengan keunggulan hanya satu poin dari PSM yang menempati tempat kedua dengan torehan 61 angka.

"Laga pertama kami akan bermain sebagi tuan rumah. Kalian paham kami sangat berharap bisa main di sini (SUGBK)," kata Simic kepada wartawan.

"Kami ingin incar kemenangan besar pada pertemuan pertama. Kami harus menunjukkan permainan terbaik di sini," ujarnya menambahkan.

Menurutnya, kemenangan pada leg pertama tak akan berarti banyak buat Persija yang akan gantian dijamu PSM pada leg kedua.

Bermain di depan pendukungnya sendiri, Simic yakin Juku Eja bakal memberikan perlawanan sengit kepada Macan Kemayoran.

"Di Makassar, mereka akan bermain dengan motivasi lebih karena sudah kehilangan gelar juara sebelumnya melawan kami," tutur eks pemain binaan Dinamo Zagreb.

"Mereka kalah bersaing dengan kami musim lalu, kini akan melawan PSM dan kembali pada persaingan gelar juara. Tapi, saya yakin kami bisa juara," ucapnya tegas.

Bukan Laga 'The Real Champion'

Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic mengatakan bahwa duel kontra PSM Makassar pada final Piala Indonesia 2018 bukan ajang pembuktian 'The Real Champion'.

Persija Jakarta dan PSM Makassar akan bermain dua leg pada final Piala Indonesia.

Final pertama terlaksana di Jakarta pada 21 Juli, lalu Makassar jadi tuan rumah untuk laga dengan jadwal 28 Juli 2019.

Laga ini disebut-sebut akan menjadi pembuktian siapa yang lebih baik setelah kedua klub bersaing ketat memburu gelar juara Liga 1 2018.

Pada akhirnya Persija yang keluar sebagai juara Liga 1 dengan hanya unggul satu poin dari PSM Makassar, yang menempati tempat kedua.

Namun, Marko Simic menegaskan bahwa timnya adalah juara Liga 1 yang sah.

"Kami adalah juara, kami juara liga, Liga 1. Ini adalah kompetisi berbeda," kata Marko Simic kepada BolaSport.com belum lama ini.

"Kami juara Liga 1 musim lalu. Nanti, mereka punya peluang yang sama pada turnamen ini," ujarnya menambahkan.

Pemain asal Kroasia juga menolak laga ini sebagai pembuktian, karena ajang yang mempertemukan Persija kontra PSM akan digelar pada kompetisi berbeda.

"Kesempatannya sama 50-50, ini cuma cup bukan liga, jadi beda dengan gelar juara (Liga 1)," tutur Simic.

Sebelum PSM, Bali United juga pernah dilabeli 'The Real Champion' pada Liga 1 2017.

Saat itu, mereka hanya kalah selisih gol dari Bhayangkara FC yang menjadi jawara.

Label itu diberikan kepada Bali United karena Bhayangkara mendapat dua poin cuma-cuma akibat keteledoran manajemen Mitra Kukar yang memainkan Mohamed Sissoko.

Padahal, Mohamed Sissoko sedang dilarang tampil saat menghadapi Bhayangkara.

Pemain PSM Dijanjikan Bonus

CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan sudah menyiapkan bonus besar bila skuad Juku Eja berhasil mengalahkan Persija Jakarta.

PSM Makassar akan menghadapi Persija Jakarta pada leg pertama final Piala Indonesia 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/7/2019).

Bonus besar tersebut diutarakan agar para pemain PSM Makassar bisa lebih bersemangat melakoni pertandingan melawan Persija Jakarta.

Apalagi, PSM Makassar sudah puasa gelar sejak musim 2000 dan tentu saja tim asuhan Darije Kalezic itu berambisi besar mendatangkan trofi pertamanya tersebut.

Sebenarnya pada musim lalu, PSM Makassar berpeluang meraih gelar juara Liga 1 2018.

Bos Persija Jakarta Optimis Bisa Gelar Pertandingan Final Piala Indonesia di SUGBK

Manajemen Persija Jakarta Jadikan Stadion Patriot Alternatif Lokasi Final Piala Indonesia

Cara Julio Banuelos Bangkitkan Semangat dan Motivasi Pemain Persija Jakarta Setelah Alami Kekalahan

Kalah Telak dari Tira Persikabo, Bos Persija Jakarta Beralasan Pemainnya Kelelahan

Namun pada akhir kompetisi, skuad Juku Eja tertinggal satu poin dari pemuncak klasemen Persija Jakarta.

"Kalau juara, pasti ada bonus yang besar menanti untuk tim PSM Makassar," kata Munafri Arifuddin seperti BolaSport.com kutip dari Tribun Timur.

Pertemuan PSM Makassar dengan Persija Jakarta bukan hanya mengulangi persaingan perebutan gelar juara Liga 1 musim 2018.

Jauh sebelumnya, kedua tim tersebut pernah bertemu pada final Liga Indonesia 2001.

Kala itu, PSM Makassar yang berstatus juara bertahan harus mengakui kemenangan Persija Jakarta dengan skor 2-3 di SUGBK.

Untuk menyambut laga melawan Persija, pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, menegaskan anak-anak asuhnya sudah sangat siap.

"Kami sudah berjuang meraih hasil maksimal pada dua laga berat Liga 1. Sekarang, kami siap untuk menatap partai final," ucap Darije Kalezic. (BolaSport.com)

Penulis: MuhammadZulfikar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved