Gara-gara Saling Tatap, 4 Remaja Beda RW di Cipinang Besar Utara Saling Serang

Katim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur Aiptu Ronggeng Biru mengatakan keempat remaja itu sebenarnya masih bertetangga karena tinggal beda RW.

Gara-gara Saling Tatap, 4 Remaja Beda RW di Cipinang Besar Utara Saling Serang
TribunJakarta/Bima Putra
RAP dan SY saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (17/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA- Empat remaja warga Kecamatan Jatinegara saling serang menggunakan senjata tajam dan batu di Jalan Remaja I, Kelurahan Cipinang Besar pada Rabu (17/7/2019) sekira pukul 22.00 WIB.

Katim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur Aiptu Ronggeng Biru mengatakan keempat remaja itu sebenarnya masih bertetangga karena tinggal beda RW.

Mereka yakni SF (15), RAP (19) yang merupakan warga RW 01, lalu AG (15), GF (15) yang tercatat sebagai warga RW 04 Kelurahan Cipinang Besar Utara.

"Empat orang, dua kelompok saling serang. Nah setelah saling serang satu pelaku warga membawa senjata tajam (sajam)," kata Ronggeng di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (17/7/2019).

Sajam jenis celurit berukuran besar yang dibawa GF itu digunakan membacok SY dan RAP yang sedang berboncengan menaiki Honda Vario berpelat B 6096 UYR.

Lantaran celurit yang disembunyikan dalam tas ransel tumpul, kedua korban pembacokan GF tak mengalami luka serius.

"Mereka diamankan warga ke pos RW 03. Pas diamankan warga ini omongan mereka berbeda, jadi mereka sama-sama merasa lebih dulu diserang sehingga membalas," ujarnya.

Kepada anggota Tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur, RAP menyebut sempat bertatap mata dengan AG dan GF sebelum tiba-tiba dilempari batu.

Anggaran Ratusan Miliar, Dinas Bangunan Tidak Mampu Bikin Taman di Gedung DPRD Tangsel

13 Wakil Merah Putih Main Hari Ini di 16 Besar Indonesia Open: Jadwal dan Link Live Streaming

Walikota Tangerang Laporkan Kemenkumham ke Polisi, Mendagri Panggil Arief dan Gubernur Banten

Merasa tak bersalah, dia menghentikan laju sepeda motornya dan balik melawan sampai akhirnya diamankan warga ke Sekretariat RW 03.

"Awalnya mereka ngelihatin, saya tanya adik saya kenal enggak sama mereka. Katanya enggak kenal, terus tiba-tiba mereka marah dan lempar batu," tutur RAP.

RAP mengatakan dia terluka di bagian perut, sementara SY terluka di bagian tangan karena menangkis sabetan celurit GF.

Karena keempatnya memberikan keterangan berbeda, mereka digelandang Tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur ke Mapolsek Jatinegara guna menjalani pemeriksaan.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved