Kisah Hidup Rani Si Petugas PPSU Ancol: Sebatang Kara dan Dua Kali Jadi Korban Tabrak Motor

Lurah Ancol, Rusmin mengaku bangga dengan pekerjaan Rani. Pihaknya bahkan terus mempertahankan pekerjaan Rani sebagai petugas PPSU di wilayahnya.

Kisah Hidup Rani Si Petugas PPSU Ancol: Sebatang Kara dan Dua Kali Jadi Korban Tabrak Motor
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Petugas PPSU Kelurahan Ancol, Rani (51), saat ditemui di kontrakannya, Rabu (17/7/2019). 

Rani mengaku bahwa dirinya sudah dua kali menjadi korban tabrakan ketika tengah menyapu jalanan.

"Ini karena saya keserempet motor dari belakang. Sudah dua kali," katanya saat mengobrol bersama TribunJakarta.com.

Sambil menyeruput teh hangat yang ia pesan dari warung, Rani melanjutkan ceritanya.

Dua kali kecelakaan yang melanda Rani terjadi sekitar dua tahun silam. Saat itu, ia masih bertugas menyapu area sekitar Jalan Lodan.

"Dulu saya nyapunya dari Jalan Lodan, Masjid Kramat (Kampung Bandan), sampe Vihara ini," katanya.

Tak mau tinggalkan pekerjaan menyapu jalan

Usai ditabrak, Rani pada waktu itu sempat dilarikan ke rumah sakit. Ia mengalami salah urat di punggung dan kakinya serta pendarahan di pelipisnya, meski tak sampai menbuatnya dirawat.

Rani hanya izin selama empat hari usai mengalami kecelakaan keduanya di tahun 2017.

Saat itu, ia ingin segera turun kembali ke jalanan.

"Pinggang kadang sakit kadang enggak. Jalan belom normal, tapi kerja ya normal," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved